Kampung Talang Jadi Lokasi Pertama Pembangunan Huntap Korban Bencana di Sumbar

Penulis -

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran meletakkan batu pertama pembangunan huntap bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kamis (29/1/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran meletakkan batu pertama pembangunan huntap bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kamis (29/1/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Kampung Talang, Koto Tuo, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh menjadi lokasi pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Sumbar.

Di kawasan ini, sebanyak 10 unit rumah akan dibangun untuk 10 kepala keluarga korban banjir dan banjir bandang yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama pada Kamis (29/1/2026). Proyek ini menjadi pilot project pembangunan hunian tetap di Sumatera Barat.

Realisasi huntap melibatkan kolaborasi Kadin Indonesia, Kadin Sumbar, Pemerintah Kota Padang, PT Semen Padang, BUMN/BUMD, TNI/Polri, serta sejumlah donatur.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada niniak mamak Suku Tanjuang yang menghibahkan tanah untuk pembangunan huntap. Menurutnya, peran masyarakat adat menjadi fondasi penting pemulihan sosial.

“Ini salah satu pembangunan huntap pertama di Sumatera pascabencana. Terima kasih kepada niniak mamak dan seluruh pihak yang berkontribusi,” ujar Fadly di lokasi kegiatan.

Ia menegaskan, hunian tetap menjadi solusi jangka panjang agar warga tidak kembali bermukim di zona rawan bencana.

Pemko Padang Siapkan 543 Unit Huntap

Selain Kampung Talang, Pemko Padang menyiapkan tiga lokasi alternatif guna memenuhi kebutuhan 543 unit huntap sesuai data usulan. Yakni

    • Balai Gadang: lahan awal 2,6 hektar, diperluas menjadi 4,9 hektar
    • Lambung Bukit: lahan sekitar 4,6 hektar
    • Simpang Haru: lahan seluas 5.000 meter persegi

Total lahan mencapai 11–12 hektar, dengan kapasitas 600–700 unit rumah. Jumlah ini menyediakan cadangan sekitar 150 unit dari kebutuhan awal.

Fadly Amran memastikan seluruh lokasi telah mendapat rekomendasi Badan Geologi. Pemeriksaan dilakukan oleh tim teknis yang diturunkan pemerintah pusat.

“Lahan-lahan ini sudah dinyatakan fine, clear, dan clean untuk pembangunan huntap,” kata Fadly.

Baca Juga :  Bupati Eka Putra Sahur Bersama Penghuni Huntara Guguak Malalo, Pastikan Kondisi Warga Pascabencana

Pemko Padang juga menggandeng universitas dan balai teknis untuk kajian akademis penetapan zona merah rawan bencana.

Pemko menegaskan relokasi demi keselamatan warga. Masyarakat tetap boleh memanfaatkan lahan lama untuk berladang, namun tidak untuk permukiman.

“Kami tidak ingin warga tinggal di zona bahaya. Untuk hunian, harus dipindahkan ke lokasi yang aman,” tegas Fadly.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi mitigasi bencana jangka panjang di Kota Padang. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB