Kanada Jadi Target Pasar Baru, Kementerian Ekraf Perkuat Akses Produk Ekonomi Kreatif Indonesia

Penulis -

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (2/7). (Foto: Kementerian Ekraf)

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (2/7). (Foto: Kementerian Ekraf)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah mempercepat upaya memperluas pasar ekonomi kreatif Indonesia ke Kanada.

Negara tersebut dinilai memiliki daya beli tinggi, ekosistem industri kreatif yang berkembang, serta peluang besar untuk mendorong ekspor produk kreatif nasional.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat strategi ekspansi produk ekonomi kreatif Indonesia ke Kanada melalui sinergi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ottawa.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membuka pasar internasional yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif dalam negeri.

Komitmen tersebut mengemuka saat Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (2/7).

Menurut Teuku Riefky, Kanada menawarkan peluang yang masih sangat besar bagi produk ekonomi kreatif Indonesia. Tingginya daya beli masyarakat serta meningkatnya ketertarikan terhadap produk kreatif Indonesia menjadi modal penting untuk memperluas penetrasi pasar.

“Kanada sebetulnya pasarnya masih luas untuk Indonesia, terutama dengan pegiat ekraf di Indonesia itu memiliki taste, bakat, budaya, kreativitas yang luar biasa, serta dedikasi yang tinggi terhadap industri kreatif. Di tengah berbagai tantangan ini, Kementerian Ekraf terus memperkuat kolaborasi melalui pendekatan hexahelix untuk memperluas akses pasar bagi para pegiat ekonomi kreatif,” ujar Menteri Ekraf.

Hubungan Indonesia-Kanada Makin Prospektif

Lebih lanjut, Teuku Riefky menilai hubungan bilateral Indonesia dan Kanada memasuki fase yang semakin menjanjikan.

Momentum tersebut semakin menguat setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto yang membuka peluang kerja sama lebih luas di berbagai sektor.

Di sisi lain, kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional juga terus meningkat. Pada 2025, sektor ini menyerap hampir 20 persen dari total tenaga kerja nasional.

Baca Juga :  GATF 2026 Dorong Wisatawan Nusantara Pilih Liburan di Indonesia

Capaian tersebut menjadi fondasi untuk memanfaatkan berbagai kerja sama ekonomi internasional, termasuk Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA), guna meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia di pasar global.

Quebec dan Toronto Jadi Peluang Baru

Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyebut potensi pasar ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya berada di kota-kota besar seperti Toronto.

Menurutnya, Quebec juga memiliki prospek yang menjanjikan karena didukung industri kreatif yang berkembang dan masyarakat dengan daya beli tinggi.

“Quebec dapat menjadi salah satu pusat pengembangan fesyen Indonesia. Selain itu, kami juga terus memperkenalkan beragam kuliner Nusantara melalui food festival di Toronto. Sebanyak 97 ribu wisatawan Kanada berkunjung ke Indonesia, dan angka tersebut masih dapat terus ditingkatkan. Kami berharap dapat mengkolaborasikan pegiat ekonomi kreatif Indonesia dengan berbagai perusahaan di Kanada,” kata Muhsin.

Selain memperkenalkan fesyen, promosi kuliner Indonesia melalui berbagai festival makanan di Toronto juga terus dilakukan untuk memperkuat citra Indonesia di Kanada sekaligus menarik lebih banyak wisatawan.

Perkuat Promosi dan Jejaring Bisnis

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Ekraf bersama KBRI Ottawa sepakat memperkuat kolaborasi dalam membuka peluang promosi, investasi, dan jejaring bisnis bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses produk kreatif Indonesia ke pasar internasional sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi pelaku usaha kreatif nasional. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB