Kapolda Sumbar Dorong Gerakan Kampung Bebas Narkoba, Ribuan Warga Ikuti Deklarasi Anti Narkoba di Padang

Penulis -

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta melakukan penandatanganan Deklarasi Minangkabau Anti Narkoba dan LGBT di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Minggu (21/6/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta melakukan penandatanganan Deklarasi Minangkabau Anti Narkoba dan LGBT di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Minggu (21/6/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Padang, Javanusa—Pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum.

Pesan itu disampaikan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, saat menghadiri Aksi dan Deklarasi Minangkabau Anti Narkoba dan LGBT di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan tersebut mengumpulkan unsur Forkopimda Sumbar dan Kota Padang, kepala daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta ribuan masyarakat.

Dalam momentum itu, peserta bersama-sama menandatangani bentangan kain putih sepanjang satu kilometer sebagai simbol komitmen menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial.

Kapolda Tekankan Peran Bersama Lindungi Generasi Muda

Di hadapan peserta deklarasi, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran ribuan warga menunjukkan kepedulian bersama terhadap masa depan generasi penerus di Sumbar.

“Ini adalah bentuk komitmen kita bersama. Kita tidak ingin ada satu pun anak kemenakan dan generasi penerus bangsa yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, LGBT maupun berbagai pengaruh negatif lainnya. Menjaga generasi muda merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Gatot.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang aman dan sehat tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat.

Karena itu, peran keluarga, lembaga pendidikan, tokoh adat, dan tokoh agama dinilai sangat penting dalam membangun ketahanan sosial.

“Pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba, serta tetap berpegang pada nilai agama, adat, etika, dan norma dalam menjaga tatanan kehidupan bersama,” katanya.

Selain itu, Gatot mengajak seluruh pihak untuk menanamkan nilai moral, kedisiplinan, dan kepedulian sosial kepada anak-anak sejak usia dini sebagai langkah pencegahan jangka panjang.

Baca Juga :  Fadly Amran Ajak Mahasiswa Unand Bangun Politik Progresif, Bermoral dan Inklusif
Kampung Bebas Narkoba Jadi Fokus Pencegahan

Kapolda menegaskan gerakan tersebut tidak boleh berhenti pada deklarasi semata. Ia meminta seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda, Polres, Polsek hingga Bhabinkamtibmas, memperkuat program pembinaan masyarakat melalui pembentukan Kampung Bebas Narkoba.

Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu strategi efektif untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran warga.

“Saya berharap gerakan ini tidak berhenti pada deklarasi semata, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Sumatera Barat yang aman, sehat, dan bermartabat,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gatot menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap gerakan kolaboratif itu mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ikhtiar yang kita lakukan menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ucapnya.

LKAAM: Gerakan Ini Wujud Tanggung Jawab Bersama

Dukungan terhadap deklarasi tersebut juga datang dari Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Fauzi Bahar.

Ia menilai gerakan itu mencerminkan tanggung jawab bersama dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika dan berbagai persoalan sosial lainnya.

Menurut Fauzi, keterlibatan masyarakat dalam jumlah besar menjadi modal penting untuk memperkuat nilai adat, agama, dan budaya yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Minangkabau.

“Gerakan ini bukan hanya sekadar deklarasi, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan generasi muda. Besarnya dukungan masyarakat hari ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus menjaga nilai-nilai adat, agama, dan budaya di Sumbar,” tutur Fauzi Bahar.

Baca Juga :  Bersama DPRD, Pemko Padang Percepat penanganan Pascabencana Banjir Bandang

Melalui deklarasi tersebut, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga adat, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan terus memperkuat kolaborasi guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi generasi mendatang. (*/red)

Berita Terkait

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027
Fadly Amran Dorong Penguatan Literasi Pancasila Lewat Bedah Buku Karya Willy Aditya
Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB