Karhutla di Timpeh Dharmasraya Capai 30 Hektare, Kapolres Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Penulis -

Rabu, 9 September 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro terjun ke lokasi karhutla di Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (9/9/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro terjun ke lokasi karhutla di Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (9/9/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Dharmasraya, Javanusa—Kebakaran lahan di Hulu Sungai Palimauan, Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, membakar sekitar 30 hektare area sejak Selasa (8/9/2026).

Polres Dharmasraya bersama pemerintah nagari dan masyarakat langsung melakukan pemadaman serta mitigasi pada Rabu (9/9/2026). Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro memimpin langsung penanganan di lokasi.

Api membakar lahan kosong dan sekitar satu hektare tanaman kelapa sawit berusia lima tahun. Petugas juga menemukan sekitar 100 batang sawit milik warga yang terdampak kebakaran.

Kapolres Pimpin Penanganan Karhutla

AKBP Kartyana mengatakan, polisi bergerak setelah menerima laporan mengenai kebakaran. Personel Polres dan Polsek kemudian berkoordinasi dengan pemerintah nagari serta warga untuk mencegah api meluas.

“Begitu mendapat informasi, kami bersama jajaran, unsur pemerintahan nagari, serta masyarakat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan mitigasi dan pemadaman agar api tidak semakin meluas. Area yang terbakar terdiri dari lahan kosong serta sekitar satu hektare tanaman kelapa sawit usia lima tahun,” ujar AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro di lokasi kejadian.

Pendataan sementara menunjukkan pemilik tanaman sawit yang terbakar belum diketahui. Polisi memperkirakan kerugian material akibat peristiwa tersebut mencapai Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran lahan tersebut.

Angin Kencang dan Lahan Kering Jadi Kendala

Kapolres menduga api berasal dari rambatan kebakaran sebelumnya. Aktivitas pembakaran rumput atau ilalang kering juga menjadi salah satu dugaan penyebab.

Kondisi kemarau membuat vegetasi di sekitar lokasi mudah terbakar. Angin kencang kemudian meningkatkan risiko munculnya kembali titik api.

Petugas menghadapi sejumlah kendala saat melakukan pemadaman. Lokasi kebakaran cukup jauh dan memiliki akses yang sulit.

Selain itu, kondisi sungai yang mengering membuat sumber air terbatas. Keterbatasan peralatan juga menyebabkan kendaraan pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau titik api secara langsung.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Sumbar 9 September 2026: Hujan Lebat Mengintai 4 Wilayah
Petugas Masih Pantau Titik Api

Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah nagari, dan masyarakat akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran. Meski api sudah padam, personel gabungan tetap berjaga di sekitar lokasi.

Mereka melakukan proses pendinginan sekaligus memantau area terdampak. Langkah tersebut bertujuan mencegah munculnya kembali titik api.

Kapolres juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca masih kering.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar lahan saat melakukan pembukaan lahan pertanian. Situasi saat ini sudah aman dan terkendali, namun kewaspadaan harus terus ditingkatkan mengingat cuaca kering dan angin kencang,” tegas Kapolres. (*)

Berita Terkait

Polres Pariaman Bongkar Penimbunan 360 Liter Bio Solar Bersubsidi, Pria Lansia Ditangkap  
Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman
Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas
Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur
Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita
Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan
Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan
BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB