Karhutla Landa Dua Wilayah di Pesisir Selatan, 3 Hektar Lahan Warga Terbakar

Penulis -

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lahan pada satu titik lokasi kebakaran sebelum api berhasil dipadamkan. (Foto: Dok BPBD Pessel)

Kondisi lahan pada satu titik lokasi kebakaran sebelum api berhasil dipadamkan. (Foto: Dok BPBD Pessel)

Pessel, Javanusa—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat (Sumbar) Selasa, (19/8/2025).

Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar tiga hektare lahan perkebunan milik warga di dua kecamatan berbeda.

Karhutla pertama kali diketahui sekitar pukul 11.00 WIB. Saat warga melaporkan adanya asap tebal yang muncul di kawasan Nagari Gurun Panjang Selatan, Kecamatan Bayang.

Beberapa jam berselang, api juga dilaporkan muncul di Kampung Teluk Betung, Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, sekitar pukul 18.30 WIB.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Namun, musim kemarau panjang yang melanda wilayah Sumatera Barat dalam beberapa pekan terakhir diduga memperparah kondisi di lapangan.

Laporan dari masyarakat menjadi informasi awal yang diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Pesisir Selatan.

Setelah menerima laporan, tim reaksi cepat segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Begitu kami mendapatkan laporan dari warga, kami langsung turunkan Satgas TRC ke dua lokasi kejadian. Tim juga dibantu oleh personel TNI, Polri, serta masyarakat setempat dalam proses pemadaman,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pessel, Yuskardi, Rabu (20/8/2025).

Upaya pemadaman dilakukan secara manual karena medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

“Kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri, sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga ekstra,” tambah Yuskardi.

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pessel, Deftisiswadi, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam penanganan karhutla kali ini.

Ia juga mengapresiasi respons cepat masyarakat yang turut membantu di lapangan.

“Kerja sama yang solid antara BPBD, TNI, Polri, dan warga sangat membantu dalam menekan penyebaran api. Berkat sinergi ini, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke permukiman,” ujar Defrisiswadi.

Baca Juga :  Pemko Pariaman Ajukan RSUD dr. Sadikin Naik ke Tipe C, Kemenkes Siap Tindak Lanjuti

Meskipun api berhasil dipadamkan, dampak kebakaran cukup terasa bagi warga, khususnya pemilik lahan.

Sekitar tiga hektar lahan perkebunan dilaporkan hangus terbakar, dengan kerugian yang belum dapat ditaksir secara keseluruhan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, BPBD Pesisir Selatan tetap mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama selama musim kemarau yang masih berlangsung.

Saat ini, kondisi di kedua lokasi telah dinyatakan aman dan terkendali.

Pihak BPBD juga menyampaikan akan dilakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla serta pentingnya pencegahan dini, terutama di kawasan yang rawan kebakaran.

Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memperkuat peralatan dan personel di tingkat nagari.

“Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Defrisiswadi.

Kasus karhutla ini menambah daftar panjang insiden kebakaran hutan di Sumatera Barat selama 2025.

Meski demikian, penanganan cepat oleh berbagai pihak dinilai mampu meminimalisir dampak lebih luas.

BPBD Pesisir Selatan mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan segera melaporkan jika menemukan titik api sekecil apa pun. (sus) 

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB