Karhutla Meluas, BNPB Perkuat Satgas Udara di Enam Provinsi

Penulis -

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel melakukan upaya pemadaman di Desa Mategal dan Giripurno, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur Rabu (19/8). (BPBD Jatim)

Personel melakukan upaya pemadaman di Desa Mategal dan Giripurno, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur Rabu (19/8). (BPBD Jatim)

Jakarta, Javanusa—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. BNPB mencatat kejadian baru pada periode laporan 20–21 Agustus 2026, terutama di Jawa Timur dan Kalimantan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah laporan karhutla dari pemerintah daerah dalam periode tersebut. Beberapa kebakaran berhasil dipadamkan, sementara petugas masih memantau titik api yang berpotensi meluas.

Salah satu kejadian terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, pada Kamis (20/8).

Api membakar lahan di Desa Lalang, Kecamatan Manggar, serta Desa Lenggang dan Desa Lintang di Kecamatan Renggiang. Total area yang terdampak mencapai 3,8 hektare.

BPBD Kabupaten Belitung Timur langsung mengerahkan empat personel untuk menangani kebakaran. Petugas membawa empat set mesin pompa gendong, selang pemadam, dan satu kendaraan operasional.

Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Meski api telah padam, BPBD tetap melakukan pemantauan. Langkah itu bertujuan mencegah munculnya kembali titik api dan memastikan kebakaran tidak meluas.

Jawa Timur Catat Karhutla di Tiga Kabupaten

Karhutla juga melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur. Salah satunya terjadi di Petak 102 Aren, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (19/8) itu menghanguskan sekitar 20 hektare kawasan hutan. BPBD Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Bondowoso langsung melakukan asesmen serta penanganan di lokasi.

Petugas kemudian memastikan api padam pada Kamis (20/8) sekitar pukul 18.00 WIB.

Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Desa Kaulon, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Api membakar sekitar tiga hektare vegetasi kering dan serasah di permukaan tanah.

Petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. BPBD Kabupaten Blitar bersama unsur terkait berhasil memadamkan api pada Kamis (20/8) pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS, Mensos Gus Ipul Tegaskan Pasien Nonaktif Bisa Direaktivasi

Sementara itu, Kabupaten Magetan menghadapi karhutla sejak Rabu (19/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Kebakaran melanda hutan rakyat di Desa Mategal, Kecamatan Parang, serta Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan.

Luas area yang terbakar mencapai delapan hektare. BPBD Kabupaten Magetan bersama BPBD Jawa Timur dan unsur terkait melakukan pemadaman hingga api dinyatakan padam pada Kamis (20/8).

Petugas juga memastikan tidak terjadi perluasan area kebakaran setelah api berhasil dikendalikan.

Jawa Timur dalam Status Siaga Karhutla

Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelumnya telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.3/327/013/2026. Status tersebut berlaku selama 180 hari, mulai 16 Mei hingga 6 Oktober 2026.

Kebijakan itu menjadi dasar penguatan penanganan bencana hidrometeorologi kering di wilayah Jawa Timur, termasuk ancaman karhutla selama musim kemarau.

Karhutla Kembali Muncul di Kalimantan

Hingga Jumat (21/8), laporan karhutla baru masih muncul di sejumlah wilayah Pulau Kalimantan.

Di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, kebakaran terjadi di Kecamatan Tanah Grogot, Batu Sopang, dan Batu Engau. Kebakaran bermula pada Rabu (19/8) di kawasan taman konservasi dengan material berupa semak belukar dan gambut.

Luas lahan yang terbakar mencapai 25,29 hektare. BPBD Kabupaten Paser melakukan pemadaman dari darat dan melanjutkan pemantauan setelah api berhasil dikendalikan. Api kemudian dinyatakan padam pada Kamis (20/8).

Karhutla dengan luasan lebih besar juga terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada Rabu (19/8), kebakaran muncul di sejumlah lokasi, termasuk Desa Loa Gagak, Kelurahan Spontan Mangkurawang, Kelurahan Pendingin, Desa Kayu Bata, Kelurahan Muara Kembang, dan Desa Kota Bangun Hulu.

Total lahan terbakar mencapai 49,55 hektare. Kelurahan Pendingin menjadi lokasi dengan area terdampak terbesar, yakni sekitar 42 hektare.

Baca Juga :  Objek Wisata Pantai Pasbar Siap Sambut Wisatawan di Libur Lebaran 2025

Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama relawan dan petugas pemadam kebakaran bergerak ke sejumlah titik yang dapat dijangkau.

Secara visual, petugas melihat api telah padam di sebagian besar lokasi pada Kamis (20/8). Namun, Kelurahan Pendingin masih menunjukkan aktivitas api berdasarkan pemantauan drone.

Dari hasil pemantauan udara tersebut, petugas masih menemukan sekitar enam hingga tujuh titik api.

BNPB Kerahkan Satgas Udara di Enam Provinsi

Penanganan karhutla di Kalimantan menjadi salah satu prioritas pemerintah. BNPB memperkuat operasi darat dengan mengerahkan satgas udara di enam provinsi prioritas.

Hingga Jumat (21/8), dukungan udara telah beroperasi di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Di Riau, BNPB mengoperasikan satu helikopter untuk patroli, satu helikopter untuk operasi modifikasi cuaca (OMC), dan lima helikopter untuk water bombing.

Jambi mendapat dukungan satu helikopter patroli, satu helikopter untuk OMC, serta dua helikopter untuk water bombing.

Sementara itu, Sumatra Selatan mengoperasikan satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, dan tujuh helikopter untuk water bombing.

Di Kalimantan Selatan, BNPB menyiapkan satu helikopter patroli, satu helikopter untuk OMC, serta tiga helikopter untuk water bombing.

Kalimantan Tengah mendapat dukungan satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, dan empat helikopter untuk water bombing.

Adapun Kalimantan Barat mengoperasikan dua helikopter patroli, satu helikopter OMC, serta lima helikopter untuk water bombing.

Operasi Udara Disesuaikan dengan Kondisi Lapangan

BNPB akan menyesuaikan penggunaan helikopter dengan kebutuhan penanganan karhutla di lapangan. Strategi tersebut memungkinkan pengerahan sumber daya secara lebih fleksibel sesuai perkembangan titik api.

Untuk operasi modifikasi cuaca, BNPB berkoordinasi dengan BMKG. Kedua lembaga memantau pertumbuhan awan hujan yang berpotensi mendukung pelaksanaan OMC.

Baca Juga :  Karhutla Kalimantan Meningkat, BNPB Intensifkan OMC dan Siagakan 30 Helikopter

BNPB juga meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Pemantauan dan deteksi dini menjadi bagian penting untuk mencegah karhutla berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Pemerintah daerah perlu memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pemadaman. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran di kawasan yang memiliki risiko kebakaran tinggi.

Jika menemukan kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada otoritas setempat. Respons yang cepat dapat membantu petugas mengendalikan api sebelum menyebar ke area yang lebih luas. (*)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB