Padang, Javanusa—Kasus pencurian Isuzu Panther yang ditangani Polresta Padang berkembang ke sejumlah daerah.
Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor lintas provinsi.
Petugas menangkap keduanya di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Pengungkapan tersebut berlangsung melalui koordinasi Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang dengan Satreskrim Polres Bungo.
Kanit VI Buser Satreskrim Polresta Padang, Iptu Adrian Affandi, menyampaikan perkembangan perkara melalui Kasubnit VI Buser, Ipda Ryan Fermana. Penjelasan itu berlangsung pada Sabtu malam (3/10/2026), sekitar pukul 23.41 WIB.
Ipda Ryan Fermana mengatakan penyidik menemukan satu lokasi pencurian di wilayah Kota Padang. Lokasi tersebut berada di kawasan Jalan Berok Raya Siteba, Kecamatan Nanggalo.
Namun, pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku mengarah pada dugaan aksi serupa di luar Kota Padang.
Penyidik menemukan informasi mengenai dugaan pencurian kendaraan jenis sedan di kawasan Lubuk Lintah. Polisi juga mendalami keterkaitan mereka dengan kasus di Kabupaten Solok Selatan.
Selain itu, penyidik menelusuri dugaan aksi pencurian kendaraan di Kerinci, Provinsi Jambi. Polisi kini mencocokkan keterangan kedua terduga pelaku dengan laporan yang masuk di masing-masing wilayah.
Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Bungo
Penangkapan berlangsung setelah Satreskrim Polres Bungo lebih dahulu mengamankan kedua terduga pelaku beserta barang bukti.
Tim Klewang Polresta Padang kemudian berkoordinasi dengan jajaran Polres Bungo untuk menindaklanjuti perkara tersebut.
“Kedua pelaku diamankan di wilayah Bungo melalui koordinasi antara Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang dengan Satreskrim Polres Bungo,” kata Ipda Ryan Fermana.
Dalam perkara yang ditangani Polresta Padang, polisi turut mengamankan satu unit Isuzu Panther sebagai barang bukti.
“Dari kasus yang ditangani Polresta Padang, polisi mengamankan satu unit Isuzu Panther sebagai barang bukti,” ujar Ipda Ryan Fermana.
Pelaku Diduga Beraksi Berdua
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kedua terduga pelaku menjalankan aksinya secara berpasangan. Mereka juga diduga membagi tugas ketika menjalankan pencurian kendaraan.
Pola tersebut membuat polisi menduga kelompok ini memiliki mobilitas tinggi. Aksi mereka juga diduga menjangkau wilayah berbeda hingga lintas provinsi.
“Sesuai dengan keterangan yang kita dapatkan, mereka selalu bermain berdua dan bermain lintas provinsi,” ungkap Ipda Ryan Fermana.
Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Penyidik juga berupaya memetakan rangkaian aksi yang mungkin dilakukan kelompok tersebut di luar Kota Padang.
Polisi Cocokkan Keterangan dengan Kasus di Jambi
Penyidikan kasus pencurian Isuzu Panther tersebut masih berlanjut. Tim Klewang melakukan koordinasi dengan sejumlah kepolisian di daerah yang memiliki laporan pencurian kendaraan.
Salah satunya melalui koordinasi dengan jajaran Polres Kerinci Polda Jambi. Langkah tersebut bertujuan mencocokkan keterangan para terduga pelaku dengan peristiwa yang terjadi di wilayah Kerinci.
“Kami juga masih mencocokkan keterangan para pelaku dengan laporan serta barang bukti yang ada di masing-masing daerah,” tuturnya.
Polisi saat ini masih memegang satu unit Isuzu Panther sebagai barang bukti utama dalam perkara tersebut. Penyidik terus menelusuri kemungkinan adanya lokasi kejadian lain.
“Pengembangan kasus terus dilakukan guna mengungkap kemungkinan lokasi kejadian lainnya serta memastikan jaringan dan peran masing-masing pelaku dalam dugaan pencurian kendaraan bermotor lintas wilayah tersebut,” kata Ipda Ryan Fermana. (*)






