Padang, Javanusa—Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai toko barang harian (PMD) di Jalan Asra I Nomor 22, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (3/8/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp750 juta.
Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 11.08 WIB dan menghanguskan bangunan milik Zulkifli (68). Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat memicu kepanikan warga karena lokasi berada di kawasan permukiman yang cukup padat.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan pertama diterima dari seorang warga bernama Irwan.
“Laporan masuk ke Mako Damkar pada pukul 11.08 WIB dari seorang warga bernama Irwan. Tim Peleton A langsung bergerak dan tiba di lokasi sepuluh menit kemudian untuk memadamkan api serta mencegah amukan api meluas ke bangunan sekitar,” ujar Rinaldi kepada wartawan, Senin (3/8/2026).
Damkar Kerahkan 9 Armada dan 80 Personel
Menurut keterangan saksi, Irwan (63), api pertama kali terlihat disertai kepulan asap tebal dari bangunan milik korban. Menyadari besarnya potensi bahaya, ia segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Merespons laporan tersebut, Damkar mengerahkan sembilan armada dengan dukungan 80 personel menuju lokasi yang berjarak sekitar 7,4 kilometer dari markas. Petugas berhasil menguasai kobaran api sepenuhnya pada pukul 11.55 WIB.
Rinaldi menjelaskan proses pemadaman sempat menghadapi hambatan karena akses menuju lokasi cukup sempit dan bangunan berdiri berdekatan.
“Akses jalan yang sempit serta padatnya massa bangunan dan kerumunan warga di sekitar lokasi sempat menyulitkan pergerakan kendaraan armada kami. Namun, berkat kerja keras 80 personel dan bantuan armada yang memadai, api berhasil dilokalisasi dalam waktu sekitar 37 menit,” katanya.
Rumah, Toko, dan Empat Kendaraan Terbakar
Kebakaran menyebabkan kerusakan berat pada rumah sekaligus toko PMD yang dihuni dua kepala keluarga dengan total sembilan jiwa.
Selain bangunan utama, api juga membakar empat kendaraan yang berada di lokasi.
“Amukan si jago merah tersebut menghanguskan satu unit rumah hunian dan toko PMD, serta empat unit kendaraan yang terdiri dari dua mobil, satu sepeda motor, dan satu becak motor,” ujar Rinaldi.
Meski tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa, nilai kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp750 juta.
Aset Senilai Rp1 Miliar Berhasil Diselamatkan
Kecepatan respons petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Kawasan tersebut memiliki tingkat kepadatan bangunan yang tinggi sehingga risiko kebakaran meluas cukup besar.
Rinaldi menyebut sedikitnya empat bangunan lain di area sekitar 1.000 meter persegi berhasil diselamatkan. Nilai aset yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Polisi bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
“Penyebab pasti timbulnya percikan api saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” tutur Rinaldi. (*)






