Kebutuhan Ahli Gizi Melonjak Signifikan Imbas Program MBG, Profesi yang Dulu Sepi Kini Paling Diburu

Penulis -

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Makassar, Javanusa—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan ekonomi. Program ini juga mendorong lonjakan kebutuhan tenaga profesional di bidang gizi.

Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat kebutuhan ahli gizi meningkat tajam. Peningkatan ini seiring ekspansi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan setiap SPPG wajib memiliki tenaga ahli gizi. Kehadiran tenaga ini penting untuk menjaga kualitas dan komposisi makanan.

“Setiap SPPG harus ada ahli gizi, karena yang kita tetapkan bukan menu nasional, tetapi standar komposisi gizi. Jadi harus ada yang meramu sesuai potensi lokal,” ujar Dadan di Makassar, Selasa (28/4).

Jumlah SPPG kini telah mencapai puluhan ribu unit di seluruh Indonesia. Setiap unit membutuhkan minimal satu tenaga ahli gizi. Selain itu, unit juga memerlukan tim pendukung di bidang pengolahan pangan dan pengawasan kualitas.

Kondisi ini membuka peluang kerja yang besar di sektor kesehatan dan pangan. Permintaan tenaga kerja meningkat seiring pertumbuhan layanan gizi di berbagai daerah.

Profesi Ahli Gizi Kini Jadi Primadona

Dadan menyebut profesi ahli gizi yang sebelumnya kurang diminati kini berubah menjadi incaran. Kebutuhan tinggi di lapangan membuat lulusan gizi semakin dicari.

“Program studi gizi yang dulu tidak terlalu diminati, sekarang menjadi yang paling laku karena kebutuhan di lapangan sangat besar,” katanya.

Latar Belakang Non-Gizi Juga Dibutuhkan

BGN tidak hanya merekrut lulusan gizi murni. Lembaga ini juga membuka peluang bagi tenaga dengan latar belakang relevan.

Bidang tersebut meliputi kesehatan masyarakat, teknologi pangan, pengolahan makanan, hingga keamanan pangan. Langkah ini mempercepat pemenuhan kebutuhan SDM sekaligus menjaga kualitas layanan di setiap SPPG.

Baca Juga :  Festival Alek Nagari Nan XX Kecamatan Lubeg, Jaga Warisan Adat Budaya Minangkabau
Peran Ahli Gizi dalam Keberhasilan Program

Menurut Dadan, tenaga ahli gizi memegang peran penting dalam keberhasilan program MBG. Pendekatan yang digunakan berbasis potensi lokal di setiap daerah.

Setiap wilayah memiliki karakteristik bahan pangan dan pola konsumsi yang berbeda. Karena itu, ahli gizi dibutuhkan untuk menyusun menu yang tepat dan seimbang.

Dorongan bagi Dunia Pendidikan

Lonjakan kebutuhan SDM juga mendorong perguruan tinggi menyesuaikan kurikulum. Institusi pendidikan mulai meningkatkan kapasitas di bidang gizi dan pangan.

Program MBG menjadi momentum penting bagi kebangkitan pendidikan vokasi dan profesi di sektor tersebut. (*/red)

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru