Padang Pariaman, Javanusa—Kecelakaan maut terjadi di Simpang Ketaping, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (2/8/2026) malam.
Tabrakan antara dump truk dan mobil pikap membuat salah satu kendaraan menghantam warung warga. Seorang pelajar meninggal dunia, sementara dua balita mengalami luka ringan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di ruas Jalan Padang–Pariaman. Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, menjelaskan kecelakaan bermula ketika dump truk Hino BA 8647 AU melaju dari arah Pariaman menuju Padang.
Dump truk yang dikemudikan AK (30), buruh harian lepas asal Taratak Paneh, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, melaju dengan kecepatan sedang. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang mobil Daihatsu Gran Max BA 8044 H.
Mobil pikap itu dikemudikan EMP (47), buruh harian lepas asal Sikucua Timur, Kecamatan Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman. Benturan keras membuat Gran Max kehilangan kendali hingga bergerak ke sisi kiri jalan.
Mobil kemudian menghantam warung yang saat itu ditempati sejumlah warga. Akibatnya, pengunjung warung menjadi korban dalam insiden tersebut.
“Dump truk Hino dengan nomor polisi BA 8647 AU melaju dari arah Pariaman menuju Padang dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak mobil Daihatsu Gran Max BA 8044 H yang berada tepat di depannya,” kata Iptu Rudi Chandra, Senin (3/8/2026).
Ia menambahkan, “Mobil Gran Max yang ditabrak dari belakang itu oleng dan hilang kendali, lalu menabrak orang-orang yang sedang berada di dalam warung. Dari situlah jatuh korban jiwa dan korban luka.”
Satu Pelajar Meninggal, Dua Balita Terluka
Kecelakaan tersebut merenggut nyawa AAB (10), seorang pelajar asal Ketaping, Kecamatan Batang Anai. Korban mengalami luka robek di bagian dagu dan pendarahan dari telinga sebelum dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
“Korban AAB mengalami luka robek di dagu dan telinga mengeluarkan darah, dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Selanjutnya korban dibawa ke Bidan Eka sebelum akhirnya dievakuasi ke RSUD Padang Pariaman,” ujar Rudi.
Selain korban meninggal, dua balita juga mengalami luka ringan. QA (2) mengalami luka lecet di bagian wajah, sedangkan RE (2) mengalami luka lecet pada tubuh. Keduanya merupakan warga Ketaping, Kecamatan Batang Anai.
Kedua Sopir Selamat
Meski kecelakaan berujung fatal, polisi memastikan kedua pengemudi kendaraan tidak mengalami cedera.
“Kedua pengemudi, baik pengemudi dump truk maupun pengemudi Gran Max, tidak mengalami luka apa pun pasca kecelakaan,” tegas Kasat Lantas.
Satlantas Polres Padang Pariaman mencatat total tiga korban dalam kecelakaan tersebut, terdiri atas satu orang meninggal dunia dan dua orang luka ringan.
Sementara itu, kerugian material akibat kerusakan kendaraan serta warung warga diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. (*)






