Padang, Javanusa—Sebanyak 156 peserta mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja Sumatera Barat 2026 di SMA Negeri 1 Padang, 21–25 Oktober 2026.
Ajang ini mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang sekaligus mendorong pembinaan atlet dan penguatan sportivitas di Sumbar.
Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Gustami Hidayat, secara resmi membuka kejuaraan tersebut. Sejumlah pejabat turut hadir, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Tasliatul Fuadi, Ketua KONI, serta Kepala SMA Negeri 1 Padang.
Kejurprov ini tidak hanya menjadi arena persaingan untuk meraih gelar juara. Penyelenggara juga mendorong peserta membangun silaturahmi, meningkatkan kemampuan, dan menjadikan olahraga sebagai kegiatan positif.
Sebanyak 156 peserta meramaikan Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar tingkat SMA, guru, kepala sekolah, hingga kalangan eksekutif.
Panitia mempertandingkan delapan nomor pertandingan. Keberagaman peserta mempertemukan pencinta tenis meja dari lingkungan pendidikan dan kalangan profesional dalam satu kompetisi.
Selama kejuaraan berlangsung, peserta memiliki kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Penyelenggara juga mendorong seluruh peserta menjaga sportivitas dan menghormati lawan.
Tasliatul Fuadi Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Generasi Muda
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Tasliatul Fuadi, menilai kejuaraan ini penting untuk mempererat hubungan antaratlet tenis meja di daerah.
Ia juga mendorong generasi muda memanfaatkan waktu melalui aktivitas positif yang dapat mengembangkan potensi dan kemampuan diri. Menurutnya, olahraga berperan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab.
“Melalui kejuaraan ini, kita ingin mempererat silaturahmi antaratlet tenis meja di Sumatera Barat. Kita juga ingin mendorong generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif, mengembangkan kemampuan, dan menjadikan olahraga sebagai jalan meraih prestasi,” demikian pesan yang disampaikan sejalan dengan tujuan kegiatan tersebut.
Melalui kompetisi ini, penyelenggara berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni tenis meja. Pembinaan berkelanjutan juga diharapkan membuka peluang bagi atlet daerah untuk meningkatkan prestasi.
Rincian Hadiah Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026
Panitia menyediakan medali, sertifikat, dan uang pembinaan bagi para pemenang. Besaran hadiah berbeda untuk kategori perorangan dan ganda.
Berikut rincian hadiah uang pembinaan yang disiapkan panitia:
Kategori perorangan
-
- Juara pertama: Rp1.000.000
- Juara kedua: Rp500.000
- Juara ketiga: Rp300.000
Kategori ganda
-
- Juara pertama: Rp1.500.000
- Juara kedua: Rp800.000
- Juara ketiga: Rp500.000
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan dan perjuangan peserta selama kompetisi. Hadiah juga diharapkan memotivasi para pemain untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas permainan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membiayai seluruh penyelenggaraan Kejurprov Tenis Meja 2026 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar Tahun 2026.
Dukungan anggaran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus memperkuat pembinaan atlet.
Kolaborasi pemerintah daerah, DPRD, KONI, sekolah, klub, dan masyarakat turut berperan dalam pengembangan olahraga di Sumatera Barat. Sinergi tersebut diharapkan mendukung lahirnya atlet berprestasi serta membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter.
Melalui Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026, penyelenggara berharap perkembangan olahraga tenis meja semakin meluas. Selain melahirkan juara, ajang ini diharapkan mempererat persaudaraan dan memperkuat budaya olahraga di tengah masyarakat. (*)






