Kelangkaan LPG 3 Kg di Dharmasraya, Bupati Terbitkan SE HET dan Perketat Distribusi

Penulis -

Senin, 23 Februari 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Dharmasraya, Javanusa—Pemkab Dharmasraya mengambil cepat mengatasi kelangkaan LPG 3 Kg di Dharmasraya.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani menerbitkan Surat Edaran Nomor 500/14/HET-LPG/Perek & SDA/2026 tertanggal 22 Februari 2026.

Surat edaran tersebut mengatur pengawasan dan penyaluran LPG tabung 3 kilogram bersubsidi di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Bupati Annisa menegaskan kuota LPG 3 Kg untuk Kabupaten Dharmasraya tidak mengalami pengurangan. Setiap bulan, kuota yang dialokasikan mencapai 214.000 tabung.

Ia memastikan distribusi berjalan kontinyu sesuai jadwal yang ditetapkan. Selain itu, pasokan dari SPBE dalam kondisi aman tanpa pembatasan dari penyedia.

“Dengan kuota dan pasokan stabil, seharusnya kebutuhan masyarakat terpenuhi,” kata Annisa dalam keterangannya.

Dugaan Penyimpangan Distribusi

Meski kuota dinilai cukup, pemerintah daerah menemukan indikasi penyimpangan di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah agen dan pangkalan diduga menjual LPG keluar wilayah Dharmasraya.

Selain itu, ditemukan praktik penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi inilah yang diduga memicu kelangkaan di tingkat masyarakat.

Penyaluran Wajib Gunakan KTP

Dalam surat edaran tersebut, distribusi LPG 3 Kg ditegaskan hanya untuk masyarakat kurang mampu. Sasaran penerima meliputi rumah tangga miskin, usaha mikro, dan petani.

Restoran, hotel, serta usaha menengah dan besar dilarang menggunakan LPG bersubsidi. Setiap pangkalan wajib mendata konsumen dengan mencatat nomor KTP secara valid.

Pangkalan juga diwajibkan menyalurkan minimal 90 persen kepada end user dan maksimal 10 persen kepada pengecer. Seluruh transaksi harus dapat dibuktikan dengan identitas resmi.

Sanksi Tegas hingga Pencabutan Izin

Pemerintah daerah tidak akan mentolerir pelanggaran distribusi. Penjualan tanpa KTP, di atas HET, atau tidak sesuai data akan dikategorikan sebagai pelanggaran berat.

Pemkab Dharmasraya dapat merekomendasikan pencabutan izin usaha kepada PT Pertamina (Persero) maupun pihak SPBE jika terbukti melanggar.

Baca Juga :  Pemkab Dharmasraya Gelar Car Free Day dan Pasar Kuliner 18–19 April 2026

“Kelangkaan LPG subsidi sangat merugikan masyarakat kecil. Kami sedang mengumpulkan data agen, pangkalan, dan pengecer yang tidak patuh. Jika kedapatan melanggar, akan kami beri sanksi tegas,” tegas Annisa.

Langkah ini diharapkan mampu menstabilkan distribusi LPG 3 Kg di Dharmasraya. Pemerintah juga mengimbau masyarakat melapor jika menemukan praktik penjualan di atas HET atau penyimpangan distribusi. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB