Jakarta, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta dukungan Danantara untuk mengatasi kelangkaan solar yang terjadi di sejumlah wilayah Sumbar.
Mahyeldi menyampaikan persoalan tersebut kepada COO Danantara Dony Oskaria dalam pertemuan di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Pertemuan berlangsung sekitar satu jam. Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menjelaskan keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan solar.
Ia juga meminta agar ketersediaan dan distribusi BBM, terutama solar, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Respons Dony terhadap persoalan tersebut cukup cepat. Menurut Mahyeldi, COO Danantara itu akan memanggil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga untuk membahas masalah tersebut.
“Pak Dony telah menyampaikan kepada kita, beliau akan segera memanggil Dirut Patra Niaga,” ucap Gubernur Mahyeldi.
Ketersediaan BBM Berkaitan dengan Aktivitas Ekonomi
Mahyeldi mengatakan Dony memandang BBM sebagai kebutuhan penting masyarakat. Kelancaran pasokan BBM juga berkaitan langsung dengan berbagai aktivitas ekonomi.
Karena itu, distribusi BBM perlu berjalan lancar. Pemerintah juga ingin mencegah persoalan pasokan berlangsung terlalu lama dan mengganggu masyarakat.
Selain kelangkaan solar, Mahyeldi menyoroti akses pemerintah daerah terhadap data distribusi BBM Pertamina.
Menurut dia, Pemprov Sumbar belum memiliki akses terhadap data tersebut. Padahal, informasi distribusi diperlukan untuk memperkuat fungsi pengawasan pemerintah daerah.
“Data distribusi ini penting bagi pemerintah daerah agar kita bisa ikut melakukan pengawasan dan memastikan penyaluran BBM, khususnya solar, benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Pemprov Sumbar Dorong Keterbukaan Data BBM
Mahyeldi berharap Pertamina dan pemerintah daerah dapat meningkatkan koordinasi. Ia juga mendorong keterbukaan data distribusi BBM agar pengawasan penyaluran berjalan lebih efektif.
Dengan akses informasi tersebut, pemerintah daerah dapat memantau distribusi solar. Langkah itu juga diharapkan mampu mencegah potensi penyalahgunaan sekaligus memastikan pasokan menjangkau sektor-sektor produktif.
Mahyeldi menyambut baik respons Danantara terhadap persoalan yang ia sampaikan. Ia berharap tindak lanjut segera memberikan solusi atas keluhan masyarakat di Sumbar.
Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut juga dapat memperkuat koordinasi antara Pemprov Sumbar, Danantara, dan Pertamina.
Pejabat yang Hadir dalam Pertemuan
Pertemuan di Wisma Danantara turut dihadiri Wakil Kepala BP BUMN Tedy Bharata, Corporate Secretary Danantara Asset Management Maya Tyas Asmoro, dan Tenaga Ahli BP BUMN Khairul Jasmi.
Mahyeldi hadir bersama sejumlah pejabat Pemprov Sumbar. Mereka antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri, Kepala Bappeda Zefnihan, serta Kepala Dinas BMCKTR Armizoprades.
Turut mendampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto dan Kepala Biro Umum Andree Harmadi Algamar. (*)






