Kelangkaan Solar di Sumbar Dilaporkan ke Danantara, Dirut Pertamina Patra Niaga Segera Dipanggil

Penulis -

Jumat, 4 September 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan persoalan kelangkaan solar kepada COO Danantara Dony Oskaria di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (3/9/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan persoalan kelangkaan solar kepada COO Danantara Dony Oskaria di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (3/9/2026). (Foto: ADPSB)

Jakarta, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta dukungan Danantara untuk mengatasi kelangkaan solar yang terjadi di sejumlah wilayah Sumbar.

Mahyeldi menyampaikan persoalan tersebut kepada COO Danantara Dony Oskaria dalam pertemuan di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan berlangsung sekitar satu jam. Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menjelaskan keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan solar.

Ia juga meminta agar ketersediaan dan distribusi BBM, terutama solar, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Respons Dony terhadap persoalan tersebut cukup cepat. Menurut Mahyeldi, COO Danantara itu akan memanggil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga untuk membahas masalah tersebut.

“Pak Dony telah menyampaikan kepada kita, beliau akan segera memanggil Dirut Patra Niaga,” ucap Gubernur Mahyeldi.

Ketersediaan BBM Berkaitan dengan Aktivitas Ekonomi

Mahyeldi mengatakan Dony memandang BBM sebagai kebutuhan penting masyarakat. Kelancaran pasokan BBM juga berkaitan langsung dengan berbagai aktivitas ekonomi.

Karena itu, distribusi BBM perlu berjalan lancar. Pemerintah juga ingin mencegah persoalan pasokan berlangsung terlalu lama dan mengganggu masyarakat.

Selain kelangkaan solar, Mahyeldi menyoroti akses pemerintah daerah terhadap data distribusi BBM Pertamina.

Menurut dia, Pemprov Sumbar belum memiliki akses terhadap data tersebut. Padahal, informasi distribusi diperlukan untuk memperkuat fungsi pengawasan pemerintah daerah.

“Data distribusi ini penting bagi pemerintah daerah agar kita bisa ikut melakukan pengawasan dan memastikan penyaluran BBM, khususnya solar, benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Pemprov Sumbar Dorong Keterbukaan Data BBM

Mahyeldi berharap Pertamina dan pemerintah daerah dapat meningkatkan koordinasi. Ia juga mendorong keterbukaan data distribusi BBM agar pengawasan penyaluran berjalan lebih efektif.

Dengan akses informasi tersebut, pemerintah daerah dapat memantau distribusi solar. Langkah itu juga diharapkan mampu mencegah potensi penyalahgunaan sekaligus memastikan pasokan menjangkau sektor-sektor produktif.

Baca Juga :  Traffic Light Mati, Hendri Septa Panggil Kepala BPTD 1 Sumbar

Mahyeldi menyambut baik respons Danantara terhadap persoalan yang ia sampaikan. Ia berharap tindak lanjut segera memberikan solusi atas keluhan masyarakat di Sumbar.

Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut juga dapat memperkuat koordinasi antara Pemprov Sumbar, Danantara, dan Pertamina.

Pejabat yang Hadir dalam Pertemuan

Pertemuan di Wisma Danantara turut dihadiri Wakil Kepala BP BUMN Tedy Bharata, Corporate Secretary Danantara Asset Management Maya Tyas Asmoro, dan Tenaga Ahli BP BUMN Khairul Jasmi.

Mahyeldi hadir bersama sejumlah pejabat Pemprov Sumbar. Mereka antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri, Kepala Bappeda Zefnihan, serta Kepala Dinas BMCKTR Armizoprades.

Turut mendampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto dan Kepala Biro Umum Andree Harmadi Algamar. (*)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru