Kembangkan Sektor Perikanan, Pemko Padang Bidik Dana APBN 2027

Penulis -

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Muhammad Dwi Richie menyampaikan sejumlah usulan program kepada KKP RI. (Foto: Pemko Padang)

Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Muhammad Dwi Richie menyampaikan sejumlah usulan program kepada KKP RI. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mengusulkan sejumlah program pengembangan sektor perikanan untuk mendapatkan dukungan anggaran APBN 2027.

Salah satu prioritasnya ialah revitalisasi Sentra Pengolahan Perikanan Pasia Nan Tigo yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses pasar.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI), Jakarta, pada 13–16 Oktober 2026.

Pemko Padang memanfaatkan pertemuan ini untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan sektor perikanan sekaligus menjajaki peluang pendanaan pemerintah pusat.

Langkah tersebut menindaklanjuti arahan Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang meminta setiap perangkat daerah lebih aktif mencari sumber pendanaan di luar APBD. Strategi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran.

Revitalisasi Sentra Pengolahan Perikanan Jadi Prioritas

Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Muhammad Dwi Richie, bersama tim menyampaikan sejumlah usulan program kepada unit kerja terkait di lingkungan KKP RI.

Salah satu usulan yang mendapat sambutan positif ialah revitalisasi UPT Sentra Pengolahan Perikanan (SPP) Pasia Nan Tigo. Pihak KKP RI berencana memprioritaskan alokasi anggaran untuk program tersebut melalui APBN 2027.

Revitalisasi ini diharapkan meningkatkan kapasitas dan kualitas pengolahan hasil perikanan. Selain itu, pembenahan fasilitas tersebut berpotensi memperkuat daya saing produk lokal serta membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Kampung Nelayan Batang Arau Diusulkan Terintegrasi dengan Wisata

Selain penguatan fasilitas pengolahan, Pemko Padang mengusulkan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih Tematik di kawasan Batang Arau.

Konsep pengembangan ini mengintegrasikan aktivitas perikanan dengan wisata bahari, kuliner berbahan dasar ikan, dan kawasan Kota Tua. Pendekatan tersebut diharapkan menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik wisata pesisir Kota Padang.

Baca Juga :  Antisipasi Banjir, Pemko Padang Panjang Gerak Cepat Bersihkan Drainase Bukit Surungan Pascahujan Deras

Pengembangan kawasan ini juga sejalan dengan upaya Padang menuju jejaring Kota Gastronomi UNESCO. Menanggapi usulan tersebut, pihak KKP RI menyatakan kesiapan untuk meninjau langsung lokasi pengembangan.

Mini RAS dan Minapadi Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Pada sektor budi daya, Pemko Padang mengajukan program Mini Recirculating Aquaculture System (Mini RAS) dan Minapadi. Kedua program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pembudi daya ikan sekaligus mendukung rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemko Padang juga merencanakan kerja sama antara pembudi daya ikan lokal dan 74 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Padang. Kemitraan ini bertujuan menyediakan pasar yang lebih pasti bagi hasil panen sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Muhammad Dwi Richie menegaskan bahwa keterhubungan antara produksi perikanan dan kebutuhan pangan menjadi salah satu fokus pengembangan program tersebut.

“Kami berupaya menjemput peluang dukungan dari pemerintah pusat agar program prioritas sektor perikanan di Kota Padang bisa direalisasikan. Harapannya, dukungan ini dapat memperkuat fasilitas pengolahan, mengembangkan usaha perikanan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama dengan SPPG diharapkan dapat membantu penyerapan hasil budi daya ikan lokal secara optimal.

“Untuk Mini RAS dan Minapadi, kami mendorong agar program tersebut terhubung dengan Makan Bergizi Gratis. Kami juga merencanakan kerja sama antara pembudi daya ikan lokal dan 74 SPPG se-Kota Padang agar hasil panen terserap dengan baik. Sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat,” katanya.

Budi Daya Rumput Laut dan Kerapu Buka Peluang Investasi

Pemko Padang turut membahas pengembangan budi daya rumput laut dan ikan kerapu. Kedua komoditas tersebut dinilai berpotensi memperluas kegiatan usaha perikanan dan menarik investasi.

Baca Juga :  Tim Bola Tangan Putra-Putri Kota Padang Tembus Semifinal Porprov XVI Sumbar 2026

Pengembangan rumput laut, khususnya, diarahkan untuk membuka peluang pasar berorientasi ekspor. Dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat memperkuat pengembangan komoditas tersebut serta meningkatkan manfaat ekonominya bagi pelaku usaha lokal.

Dalam kunjungan kerja ini, tim Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang juga berkoordinasi dengan sejumlah pejabat KKP RI, yakni Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Hendra Yusran Siry; Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Erwin Dwiyana; serta Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Ady Chandra.

Pertemuan tersebut juga melibatkan Direktur Ikan Air Tawar Gemi Triastutik, Direktur Prasarana dan Sarana Perikanan Budi Daya Enggar Sadtopo, serta Direktur Rumput Laut Nono Hartanto.

Dari Pemko Padang, hadir juga Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Elvida, serta Kepala UPT SPP Pasia Nan Tigo Titin Sumarni. (*)

Berita Terkait

BKPSDM Padang Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi melalui Pembelajaran Mandiri
Waspada! Kualitas Udara Padang Berbahaya, ISPU Tembus Angka 309
980 SPPG Wilayah 3T Diluncurkan, Padang Panjang Dukung Pemerataan Gizi
Perkuat Literasi Kependudukan, Pemko Padang Luncurkan Sekolah Siaga Kependudukan
Koto Tangah Kembali Juara Umum MTQN ke-42 Padang, Ini Daftar Tuan Rumah Berikutnya
Sisir Rumah Kos hingga Batang Arau, Satpol PP Padang Amankan 18 Perempuan
MTQ Nasional ke-42 Kota Padang Ditutup, Koto Tangah Pertahankan Gelar Juara Umum
Pemko Padang Beri Bantuan Rp1,5 Juta per KK untuk Korban Kebakaran Limau Manis

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Jelang Duel Kontra Semen Padang FC, Tiga Kartu Merah Hantui PSMS Medan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Napoli Kalah 1-3 dari Villarreal, Allegri dan Kevin De Bruyne Terlibat Adu Argumen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Gol Fredrik Sjøvold Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Dortmund 1-0

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Kota Solok Raih Posisi Kedua Porprov XVI Sumbar 2026 dengan 139 Emas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Bantai Man City 4-2 di Etihad, PSG Puncaki Klasemen Liga Champions

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Real Madrid Comeback Dramatis, Taklukkan AS Roma 4-3 Usai Tertinggal Dua Gol

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Liverpool Hajar LASK 6-3, Bradley Barcola Cetak Hat-trick

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Dominasi Berlanjut, Kota Padang Juara Umum Porprov Sumbar 2026 dengan 261 Emas

Berita Terbaru

Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Muhammad Dwi Richie menyampaikan sejumlah usulan program kepada KKP RI. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Kembangkan Sektor Perikanan, Pemko Padang Bidik Dana APBN 2027

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:56 WIB