Kemenag Buka Beasiswa Indonesia Bangkit 2026, Santri Bisa Raih Gelar S1-S2 Hanya 4 Tahun

Penulis -

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Agama membuka Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) jalur gelar akselerasi 2026. (Foto: Kemenag)

Kementerian Agama membuka Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) jalur gelar akselerasi 2026. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Agama membuka jalur strategis bagi santri melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Program ini hadir saat peserta menunggu hasil UTBK-SNBT 2026.

Melalui skema akselerasi, peserta dapat menempuh pendidikan sarjana hingga magister dalam waktu lebih singkat. Program ini menawarkan jalur cepat bagi santri yang ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

Beasiswa Program Sarjana Lanjut Magister (PSLM) menjadi skema akselerasi pertama dalam BIB 2026. Program ini memungkinkan peserta meraih gelar magister dalam empat tahun atau 48 bulan masa studi.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama, Ruchman Basori, menjelaskan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya sumber daya manusia unggul dari pesantren.

“Program ini membuka ruang baru bagi santri untuk menempuh jalur pendidikan tinggi yang lebih terakselerasi. Dalam empat tahun, peserta dapat menyelesaikan jenjang sarjana sekaligus magister,” ujarnya di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, program akselerasi ini menjadi bentuk afirmasi sekaligus penguatan akses pendidikan tinggi bagi lulusan pesantren. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Pada tahun pertama pelaksanaan, peserta yang lolos akan menempuh studi di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Program studi yang tersedia adalah Bahasa dan Sastra Arab, dimulai pada Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.

Jadwal Pendaftaran dan Kriteria Peserta

Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan, Siti Maria Ulfa, menyebut pendaftaran program dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026. Program ini dikhususkan bagi santri.

“Program ini memang diprioritaskan untuk lulusan pesantren binaan Kementerian Agama yang memenuhi persyaratan administratif dan akademik,” jelasnya.

Ia menambahkan, kategori santri mencakup lulusan pondok pesantren terdaftar dengan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP). Selain itu, lulusan Pendidikan Diniyah Formal, Satuan Pendidikan Muadalah, PKPPS, serta MA, SMA, atau SMK berbasis pesantren juga dapat mendaftar.

Baca Juga :  12 Olahraga yang Harus Dihindari Saat Hamil Muda agar Janin Tetap Aman
Persyaratan dan Dokumen Wajib

Persyaratan utama program ini meliputi Warga Negara Indonesia dan usia maksimal 20 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran. Peserta juga harus lulusan tiga tahun terakhir, yakni 2024 hingga 2026.

Selain itu, peserta tidak sedang atau pernah menempuh pendidikan sarjana. Peserta wajib terdaftar dalam sistem Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama.

Dokumen yang harus dilengkapi meliputi rekomendasi dari pesantren asal, dokumen akademik, dan surat kesehatan. Peserta juga perlu menyertakan personal statement dan rencana kontribusi pascastudi.

Kemampuan Bahasa Arab menjadi syarat penting dengan skor minimal TOAFL 500. Ketentuan ini memastikan kesiapan akademik peserta dalam mengikuti program.

Akses Informasi dan Pendaftaran

Program ini tidak hanya menjadi jalur alternatif saat menunggu hasil UTBK-SNBT. Program ini juga menawarkan percepatan studi dengan sistem akademik terstruktur.

Informasi lengkap terkait Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dapat diakses melalui portal resmi Kementerian Agama. Pendaftaran dilakukan melalui platform beasiswa LPDP yang terintegrasi. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB