Kemenag dan Kemendukbangga Tekan Pernikahan Dini, Sertifikat ELSIMIL Diusulkan Jadi Syarat Nikah

Penulis -

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi Kementerian Agama dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga di Kantor Kemenag Lapangan Banteng, Jakarta. (Foto: Kemenag)

Audiensi Kementerian Agama dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga di Kantor Kemenag Lapangan Banteng, Jakarta. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) memperkuat langkah strategis untuk menekan pernikahan dini sekaligus membangun ketahanan keluarga Indonesia.

Upaya ini mengemuka dalam audiensi antara Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta.

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab persoalan keluarga.

Data Kependudukan Jadi Dasar Kebijakan

Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya pemanfaatan data kependudukan sebagai pijakan kebijakan yang tepat sasaran. Ia menilai kondisi keluarga saat ini membutuhkan penanganan serius dari hulu hingga hilir.

Menurutnya, kualitas keluarga sangat menentukan keberhasilan pembangunan manusia. Ia juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak akan bermakna jika keluarga tidak hidup dalam kondisi sejahtera dan harmonis.

Program ELSIMIL Dorong Pencegahan Dini

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji memaparkan program ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil).

Program ini berfungsi mendeteksi risiko stunting sejak awal melalui skrining kesehatan dan edukasi bagi calon pengantin.

Wihaji menyebutkan bahwa dari 1,5 juta pasangan yang menikah pada tahun lalu, sebanyak 632.861 pasangan atau sekitar 42 persen telah mengikuti ELSIMIL. Ia berharap angka partisipasi ini terus meningkat melalui penguatan kolaborasi di Kantor Urusan Agama (KUA).

Usulan Regulasi Perkuat Implementasi

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin mengusulkan penguatan regulasi melalui Peraturan Menteri Agama (PMA). Ia mendorong agar sertifikat ELSIMIL menjadi salah satu syarat administrasi bagi calon pengantin.

Usulan ini dinilai sebagai langkah konkret untuk memastikan kesiapan pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Namun, implementasinya tetap membutuhkan dukungan teknis dari Kemendukbangga di lapangan.

Akselerasi Kolaborasi di Lapangan

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa kolaborasi antara penghulu, penyuluh agama, dan tim BKKBN telah berjalan luas. Ia menyebut pertemuan ini sebagai momentum untuk memperluas akses ELSIMIL bagi sekitar 1,5 juta calon pengantin setiap tahun.

Baca Juga :  Ini Daftar Pemenang Lomba Lagu dan Mars MTQ Nasional XXXI

Menurutnya, percepatan perlu difokuskan pada penyelesaian kendala utama di lapangan. Promosi program di tingkat KUA telah berjalan, sehingga langkah berikutnya adalah meningkatkan efektivitas pelaksanaan.

Libatkan Banyak Pihak untuk Dampak Maksimal

Menutup pertemuan, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa penguatan ketahanan keluarga tidak dapat dilakukan secara parsial. Ia menilai keterlibatan berbagai kementerian dan lembaga menjadi kunci agar kebijakan berjalan efektif dan berdampak luas.

Ia juga menekankan bahwa tujuan utama kebijakan ini bukan sekadar memenuhi prosedur administratif. Pemerintah ingin memastikan setiap pasangan mampu membangun keluarga sakinah yang berkelanjutan.

Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, Tenaga Ahli Menteri Agama Andi Salman Maggalatung, serta jajaran pejabat eselon dari kedua kementerian. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat, Jorge Martin ke-20

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menerima audiensi Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang di ruang kerjanya, Balai Kota Aie Pacah, Jumat (30/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Gandeng LAN Sumbar, Siapkan Satgas Pencegahan Narkoba

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:57 WIB