Kemendagri Apresiasi Rehabilitasi Lahan Bencana Sumbar, Capai 98 Persen Kontrak dan Tertinggi di Sumatera

Penulis -

Kamis, 30 April 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar, Mahyeldi melakukan menanam padi dalam kegiatan tanam serempak 50.000 hektare di Sumbar yang dipusatkan di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (30/4/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar, Mahyeldi melakukan menanam padi dalam kegiatan tanam serempak 50.000 hektare di Sumbar yang dipusatkan di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (30/4/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi capaian rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di Sumatera Barat.

Progres daerah ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dua provinsi lain di Sumatera.

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menyebut realisasi rehabilitasi di Sumbar menunjukkan perkembangan signifikan.

Ia menilai kinerja tersebut melampaui capaian daerah lain yang juga terdampak bencana.

“Dari target rehabilitasi lahan pertanian seluas 3.902 hektare rusak ringan dan sedang akibat bencana di Sumatera Barat, hingga saat ini sekitar 98 persen sudah berkontrak dan 50,8 persen di antaranya telah selesai direhabilitasi. Capaian ini lebih baik dibandingkan dua provinsi terdampak bencana lainnya di Sumatera,” ujar Tomsi Tohir.

Rakor Nasional Evaluasi Pascabencana

Tomsi menyampaikan apresiasi tersebut saat memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatera. Rapat berlangsung secara virtual pada Kamis (30/4/2026).

Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah dari Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat ikut dalam rapat tersebut. Forum ini membahas percepatan pemulihan lahan pertanian terdampak bencana.

Dua Daerah Jadi Perhatian

Meski mencatat capaian tinggi, Kemendagri menemukan dua daerah di Sumbar yang belum menunjukkan progres. Wilayah tersebut adalah Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Pariaman.

Tomsi meminta pemerintah kabupaten dan kota segera mempercepat pekerjaan rehabilitasi. Ia menegaskan Satgas menargetkan seluruh proses selesai paling lambat akhir Juli.

Target itu mempertimbangkan potensi masuknya musim kemarau pada Agustus. Kondisi tersebut dapat menghambat proses rehabilitasi jika tidak segera dituntaskan.

Daerah Siap Percepat Penyelesaian

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Pariaman merespons arahan tersebut secara positif. Keduanya menyatakan kesiapan untuk mempercepat penyelesaian rehabilitasi.

Mereka menargetkan pekerjaan rampung lebih cepat, yakni pada akhir Mei 2026. Komitmen ini diharapkan mampu mendorong capaian Sumbar secara keseluruhan.

Baca Juga :  Catat Sejarah HUT ke-81 RI, Wali Kota Bukittinggi Serahkan Bendera Pusaka di Bawah Jam Gadang
Data Nasional Kerusakan Lahan

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Ali Jamil, memaparkan kondisi kerusakan lahan di Sumatera. Total kerusakan sawah akibat bencana di tiga provinsi mencapai sekitar 94.000 hektare.

Pemerintah menargetkan rehabilitasi seluas 42.000 hektare untuk kategori rusak ringan dan sedang. Dari target tersebut, sekitar 39.000 hektare telah berkontrak.

Sementara itu, 3.000 hektare lainnya masih dalam proses. Dari lahan yang sudah berkontrak, sekitar 12.000 hektare telah selesai direhabilitasi.

Namun, baru sekitar 1.700 hektare yang kembali diolah oleh petani. Kondisi ini menunjukkan perlunya percepatan tahap pascarehabilitasi.

Sumbar Catat Realisasi Tertinggi

Dalam konteks nasional, Sumatera Barat mencatat capaian tertinggi. Dari target 3.902 hektare, realisasi kontrak mencapai 98 persen.

Penyelesaian fisik rehabilitasi telah menyentuh angka 50,8 persen. Capaian ini melampaui Aceh yang baru mencapai 0,6 persen.

Sumatera Utara mencatat progres 5 persen, sedangkan rata-rata nasional berada di kisaran 6 persen. Perbedaan ini menunjukkan percepatan signifikan di Sumbar.

Pengawasan dan Koordinasi Diperkuat

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengikuti rapat melalui Inspektur Daerah, Andri Yulika. Ia menyampaikan komitmen daerah dalam mempercepat rehabilitasi lahan.

Pemerintah provinsi terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Selain itu, inspektorat meningkatkan fungsi pengawasan.

Dukungan TNI dan Polri juga dioptimalkan untuk memastikan pekerjaan berjalan tepat waktu. Langkah ini sekaligus menjaga akuntabilitas program.

“Alhamdulillah, kita bersyukur apa yang kita kerjakan mendapat apresiasi dari Kemendagri dan Kementan. Memang masih ada dua daerah yang belum berprogres, dan ini akan kita kawal bersama. Hasil rapat ini segera kami laporkan kepada Bapak Gubernur untuk mendapatkan arahan lebih lanjut,” ujar Andri Yulika usai mengikuti rapat. (*/adpsb)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru