Kemenhaj dan Kemenpar Optimalkan Potensi Ekonomi Haji dan Promosi Wisata Indonesia

Penulis -

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Jenderal PE2HU Kemenhaj menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Pariwisata di kantor pusat Jakarta, Jumat (20/2). (Foto: Kemenhaj)

Direktorat Jenderal PE2HU Kemenhaj menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Pariwisata di kantor pusat Jakarta, Jumat (20/2). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di kantor pusat Jakarta, Jumat (20/2). Pertemuan membahas penguatan ekosistem ekonomi haji dan promosi wisata Indonesia secara terintegrasi.

Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, menegaskan pentingnya optimalisasi potensi ekonomi dari penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut dia, haji tidak hanya berdimensi pelayanan ibadah, tetapi juga membuka peluang nilai tambah ekonomi nasional.

“Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia. Potensi ini perlu dikelola secara strategis agar memberikan manfaat lebih luas bagi perekonomian nasional,” ujar Jaenal dalam pertemuan tersebut.

Data Kemenhaj menunjukkan mobilitas jamaah Indonesia ke Arab Saudi setiap tahun mencapai ratusan ribu orang. Intensitas pergerakan ini dinilai dapat mendorong sektor logistik, kuliner halal, produk UMKM, hingga industri kreatif.

Sebagai negara dengan kuota haji terbesar, Indonesia memiliki posisi tawar kuat dalam ekosistem perhajian global. Posisi ini membuka ruang kerja sama ekonomi, termasuk promosi produk nasional dan pariwisata.

Pejabat Kemenpar menilai momentum haji dapat dimanfaatkan untuk memperluas branding destinasi Indonesia di pasar Timur Tengah. Apalagi, konektivitas udara Indonesia–Arab Saudi terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Penguatan Promosi “Wonderful Indonesia” di Arab Saudi

Dalam forum tersebut, Kemenpar memaparkan strategi penguatan kampanye “Wonderful Indonesia” di Arab Saudi. Promosi dilakukan melalui media luar ruang, termasuk skema bus wrapping di kota-kota strategis.

Selain itu, jaringan promosi luar negeri dan kanal digital dioptimalkan untuk menjangkau wisatawan mancanegara. Pendekatan ini menyasar komunitas diaspora, jamaah umrah, hingga pelaku bisnis travel.

Pemanfaatan Teknologi AI Lewat Platform MaiA

Kemenpar juga memperkenalkan platform berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama MaiA. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan informasi serta rekomendasi destinasi wisata Indonesia secara interaktif.

Baca Juga :  Kemenhaj Selidiki Dugaan Penelantaran 38 Jemaah Umrah di Jeddah, Izin PPIU Terancam Dicabut

MaiA mendukung layanan dalam Bahasa Arab guna memudahkan calon wisatawan dari Timur Tengah. Teknologi ini diharapkan meningkatkan akses informasi sekaligus memperluas jangkauan promosi digital.

Dalam diskusi, kedua kementerian menyoroti persaingan regional di Asia Tenggara. Sejumlah negara telah mempermudah akses kunjungan wisatawan dengan kebijakan visa dan promosi agresif.

Karena itu, Indonesia perlu memperluas aksesibilitas dan meningkatkan visibilitas di pasar global. Sinergi kebijakan lintas kementerian menjadi kunci memperkuat daya saing tersebut. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru