Kemenhaj dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Haji Ilegal hingga Daerah

Penulis -

Selasa, 21 April 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj dan Polri perkuat sinergi berantas haji ilegal. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj dan Polri perkuat sinergi berantas haji ilegal. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah terus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Langkah ini menjadi respons atas maraknya praktik haji nonprosedural yang merugikan calon jemaah.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk meningkatkan pengawasan sekaligus menekan praktik ilegal tersebut. Kolaborasi ini menitikberatkan pada penguatan sistem dan koordinasi lintas instansi.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga di Mabes Polri, Senin (20/4/2026). Forum ini membahas penguatan Tim Gabungan Penanganan Haji Nonprosedural secara menyeluruh.

Selain itu, peserta rapat menyepakati pentingnya pertukaran data antarinstansi untuk mempercepat penanganan kasus. Mereka juga merumuskan strategi pencegahan guna menutup celah praktik haji ilegal.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam penanganan persoalan ini. Ia menilai sinergi yang kuat mampu mempercepat proses sekaligus memberi efek jera.

“Melalui koordinasi yang kuat, penanganan haji nonprosedural bisa dilakukan lebih efektif dan cepat,” ujar Harun. Ia menambahkan, negara harus hadir untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beribadah.

Satgas Haji Dibentuk hingga Tingkat Daerah

Sementara itu, Wakabaintelkam Polri, Nanang Rudi Supriatna, menyampaikan bahwa Polri telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji.

Pembentukan ini merupakan instruksi langsung pimpinan sebagai respons terhadap berbagai persoalan di lapangan.

“Satgas Haji ini dibentuk hingga ke tingkat Polres. Kami berkolaborasi dengan Kementerian Haji sampai ke daerah, termasuk di tingkat kabupaten/kota,” jelas Nanang.

Langkah ini memperluas jangkauan pengawasan hingga ke daerah. Dengan begitu, aparat dapat mendeteksi dan menindak praktik ilegal lebih cepat.

Pengawasan Diperketat untuk Lindungi Jemaah

Melalui sinergi ini, pemerintah menargetkan sistem pengawasan yang lebih ketat dan terintegrasi. Upaya tersebut diharapkan mampu menutup celah praktik haji ilegal yang selama ini merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Jemaah Haji Asal Pasaman Wafat di Makkah, Idap Penyakit Ginjal Kronis

Selain itu, kerja sama Kemenhaj dan Polri juga bertujuan membangun sistem yang transparan, aman, dan terpercaya. Dengan pendekatan ini, calon jemaah Indonesia diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan terlindungi. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru