Kemenhaj–Garuda Jamin Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447–1449 H

Penulis -

Jumat, 19 Desember 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan PKS penerbangan haji bersama PT Garuda Indonesia di Gedung Kemenhaj Jakarta, Rabu (17/12/2025). (Foto: Kemenhaj)

Penandatanganan PKS penerbangan haji bersama PT Garuda Indonesia di Gedung Kemenhaj Jakarta, Rabu (17/12/2025). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menandatangani PKS penerbangan haji bersama PT Garuda Indonesia untuk menjamin armada dan jadwal penerbangan jemaah haji 1447–1449 Hijriah.

Penandatanganan berlangsung di Gedung Kemenhaj Jakarta, Rabu (17/12/2025), sebagai langkah strategis memastikan layanan haji yang aman dan terukur.

Kerja sama ini mencakup transportasi udara jemaah haji reguler dan petugas kloter selama tiga tahun ke depan.

PKS Tiga Tahun untuk Kepastian Layanan Haji

Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf menegaskan bahwa PKS penerbangan haji menjadi instrumen penting dalam menjaga ketersediaan armada dan kapasitas kursi.

Menurutnya, kontrak tahun jamak memberikan kepastian perencanaan operasional penerbangan haji secara berkelanjutan.

“Perjanjian ini menjamin ketersediaan armada pesawat dan kapasitas seat bagi jemaah haji reguler dan petugas kloter,” ujar Irfan.

Penandatanganan PKS turut disaksikan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak serta jajaran pejabat Kemenhaj.

Hadir pula Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Glenny Kairupan beserta manajemen. Kolaborasi ini memperkuat peran negara dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Koordinasi Lintas Kementerian Perkuat Keselamatan

Menteri Irfan mengapresiasi keterlibatan aktif Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Langkah ini bertujuan memastikan standar keselamatan dan kelayakan penerbangan haji terpenuhi.

Selain itu, Kemenhaj juga menekankan pentingnya sinkronisasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi (GACA).

Kepastian slot time dan kesesuaian rencana perjalanan haji menjadi fokus utama. Mitigasi cepat terhadap potensi gangguan penerbangan juga disiapkan.

Efisiensi Biaya dan Penurunan Tarif Haji

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Irfan mengungkapkan adanya efisiensi biaya penerbangan haji.
Garuda Indonesia memberikan penurunan harga hingga Rp 1 juta per jemaah. Kebijakan ini dinilai meringankan beban biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Baca Juga :  Cadangan Beras Capai 4,2 Juta Ton, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Pangan

“Ini bentuk dedikasi Garuda Indonesia kepada jemaah haji dan NKRI,” tegas Irfan.

Ia berharap kualitas pelayanan tetap mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Menurutnya, kredibilitas pemerintah sangat bergantung pada kelancaran penerbangan haji.

Garuda Siapkan 15 Pesawat Wide Body

Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan menyebut PKS penerbangan haji sebagai mandat strategis negara.

Ia menegaskan kerja sama ini bukan sekadar kontrak operasional, melainkan kebijakan jangka panjang.
Fokusnya adalah keberlanjutan layanan haji yang akuntabel dan berorientasi pada umat.

Pada musim haji 2026, Garuda Indonesia akan melayani lebih dari 102 ribu jemaah. Sebanyak 275 kelompok terbang akan diberangkatkan dari 10 bandara embarkasi.
Operasional tersebut didukung 15 armada pesawat berbadan lebar.

“Ini wujud kepercayaan pemerintah kepada Garuda sebagai national flag carrier,” ujar Glenny.

Ia berharap kolaborasi ini membawa keberkahan dan kelancaran ibadah haji. Kerja sama tersebut menjadi fondasi penting bagi layanan haji Indonesia ke depan.

Komitmen Jaga Kredibilitas Penyelenggaraan Haji

Menutup kegiatan, Menteri Irfan menekankan pentingnya kepatuhan penuh terhadap seluruh ketentuan PKS.

Menurutnya, setiap kekurangan operasional dapat berdampak luas bagi kepercayaan publik. Pemerintah berkomitmen menjaga kualitas penyelenggaraan ibadah haji secara konsisten.

Kemenhaj berharap kerja sama dengan Garuda Indonesia menjadi bagian dari suksesnya haji 1447H/2026M. Dengan perencanaan matang, layanan haji Indonesia diharapkan semakin profesional dan terpercaya. (*/red)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru