Kemenhaj Matangkan Skema Armuzna Haji 2026, Jemaah Diminta Disiplin dan Hemat Tenaga

Penulis -

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff. (Foto: Kemenhaj)

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mematangkan skema pergerakan jemaah pada fase puncak haji Armuzna.

Fase ini mencakup Arafah, Muzdalifah, dan Mina untuk memastikan layanan berjalan aman dan tertib. Skema juga mengatur mobilitas jemaah agar tetap terkendali selama puncak ibadah haji.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff menyebut Armuzna sebagai inti sekaligus fase paling krusial ibadah haji. Fase ini melibatkan jutaan jemaah dalam waktu dan ruang yang sangat terbatas.

Disiplin Jadwal dan Kesiapan Fisik Jemaah

Maria menegaskan pentingnya disiplin jadwal, kepatuhan petugas, dan kesiapan fisik jemaah. Kemenhaj membentuk Satuan Operasional Armuzna untuk mengatur pergerakan jemaah secara bertahap. Sistem ini juga berbasis mitigasi kepadatan agar pergerakan lebih terukur dan aman.

“Karena itu, pengaturan mobilitas, disiplin jadwal, kepatuhan terhadap arahan petugas, dan kesiapan fisik jemaah menjadi sangat penting. Kemenhaj telah membentuk Satuan Operasional Armuzna untuk memastikan pergerakan jemaah berjalan bertahap, terukur, dan berbasis mitigasi kepadatan,” ujar Maria di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Data Keberangkatan Jemaah Haji

Hingga hari ke-29 operasional haji 1447 H/2026 M, 481 kloter telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Totalnya mencapai 186.041 jemaah dan 1.919 petugas yang ikut dalam keberangkatan tersebut.

Sebanyak 472 kloter sudah tiba di Makkah dengan 182.332 jemaah dan 1.888 petugas. Sementara itu, gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, mencapai 208 kloter. Jumlahnya terdiri dari 79.945 jemaah dan 832 petugas. Jemaah haji khusus yang sudah tiba di Arab Saudi tercatat sebanyak 13.180 orang.

Jadwal Pergerakan Armuzna

Maria menjelaskan pergerakan dari Makkah menuju Arafah dimulai 8 Dzulhijjah 1447 H. Tanggal tersebut bertepatan Senin, 25 Mei 2026, dengan sistem tiga gelombang keberangkatan.

Baca Juga :  Kloter 17 Tutup Rangkaian Pemberangkatan CJH Embarkasi Padang Musim Haji 1445 H

Gelombang pertama pukul 06.00 WAS, kedua 11.30 WAS, dan ketiga 17.30 WAS. Seluruh jemaah ditargetkan berangkat ke Arafah sebelum pukul 24.00 WAS.

“Jemaah kami imbau tidak berada di lobi hotel sebelum jadwal keberangkatan agar tidak terjadi penumpukan. Tetap bersama rombongan, bawa perlengkapan secukupnya, selalu membawa identitas, dan jaga kondisi tubuh,” katanya.

Wukuf, Muzdalifah, dan Mina

Pelaksanaan wukuf berlangsung pada 9 Dzulhijjah atau Selasa, 26 Mei 2026. Waktu wukuf dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 WAS di Arafah. Setelah magrib, jemaah bergerak ke Muzdalifah mulai pukul 19.00 WAS.

Jemaah dengan skema murur langsung menuju Mina tanpa turun di Muzdalifah. Pergerakan non-murur dimulai pukul 23.00 WAS hingga 07.00 WAS pada 10 Dzulhijjah. Setibanya di Mina, jemaah melaksanakan lontar jumrah Aqabah pukul 10.00 WAS. Setelah itu jemaah kembali ke tenda untuk mabit.

“Jangan memaksakan diri apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan. Syariat memberikan keringanan melalui mekanisme badal lontar bagi jemaah yang memiliki uzur,” tegas Maria.

Rangkaian Mina dan Penutupan Armuzna

Pada 11 hingga 13 Dzulhijjah, jemaah menjalani mabit di Mina. Jemaah juga melaksanakan lontar jumrah Aqabah, Ula, dan Wustha sesuai jadwal.

Jemaah nafar awal menyelesaikan rangkaian pada 12 Dzulhijjah. Sementara itu, nafar tsani menuntaskan ibadah pada 13 Dzulhijjah.

Maria menegaskan keberhasilan Armuzna bergantung pada petugas dan kedisiplinan jemaah. Ia meminta jemaah mengikuti arahan resmi, tidak bepergian sendiri, dan menjaga kekompakan.

“Kemenhaj akan terus melakukan monitoring 24 jam untuk memastikan layanan kesehatan, transportasi, konsumsi, dan mitigasi kepadatan berjalan optimal,” tutup Maria. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB