Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji Nonprosedural, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan Jelang Puncak Haji 1447 H

Penulis -

Senin, 11 Mei 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha. (Foto: Kemenhaj)

Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memperkuat perlindungan terhadap jemaah haji Indonesia melalui pengawasan praktik haji nonprosedural.

Di saat yang sama, Kemenhaj juga mengimbau jemaah menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Memasuki hari ke-20 operasional haji 1447 H/2026 M, penyelenggaraan ibadah haji Indonesia berjalan lancar. Hingga Minggu (10/5), sebanyak 323 kelompok terbang (kloter) dengan total 125.243 jemaah serta 1.289 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 204 kloter yang membawa 78.946 jemaah dan 816 petugas sudah tiba di Makkah dari Madinah. Para jemaah menjalani umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.

Sementara itu, kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah masih berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 47 kloter dengan 17.861 jemaah dan 189 petugas telah tiba di Arab Saudi. Selain itu, terdapat 3.266 jemaah haji khusus yang sudah berada di Tanah Suci.

Pengawasan Haji Nonprosedural Diperkuat

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa perlindungan jemaah dimulai dari kepatuhan terhadap aturan resmi, termasuk penggunaan visa haji.

“Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Arab Saudi memiliki komitmen yang sama bahwa ibadah haji harus dilaksanakan melalui jalur resmi. Karena itu kami kembali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran berhaji menggunakan visa selain visa haji. Selain melanggar aturan, praktik haji nonprosedural sangat berisiko terhadap keselamatan jemaah karena mereka berada di luar sistem perlindungan resmi,” tegas Ichsan di Makkah, Minggu (10/5).

Menurut Ichsan, Kemenhaj bersama kementerian dan lembaga terkait telah membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Nonprosedural. Satgas tersebut melibatkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Bareskrim Polri.

Baca Juga :  Pemberangkatan PPIH Arab Saudi 1447 H Tuntas, 1.751 Petugas Siap Layani Jemaah Haji

“Satgas ini dibentuk untuk melindungi masyarakat dari praktik pemberangkatan haji ilegal dan menindak pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan niat suci masyarakat untuk berhaji,” ujarnya.

Jemaah Diimbau Jaga Kondisi Fisik

Selain memperkuat perlindungan, Kemenhaj juga meminta jemaah memprioritaskan kesehatan menjelang puncak haji.

Saat ini suhu di Makkah dan Madinah berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius. Karena itu, jemaah diminta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, terutama pada siang hari. Jemaah juga diimbau memperbanyak minum air putih, menjaga pola makan, dan memaksimalkan waktu istirahat.

“Puncak haji adalah fase ibadah yang sangat membutuhkan stamina. Jangan sampai tenaga habis sebelum waktunya. Utamakan ibadah wajib, kurangi aktivitas yang menguras fisik, dan segera laporkan jika mengalami gangguan kesehatan sekecil apa pun,” kata Ichsan.

Ia juga meminta jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan komorbid selalu mendapat pendampingan serta aktif berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

“Layanan kesehatan kami siaga 24 jam, tetapi keberhasilan menjaga kesehatan sangat bergantung pada kedisiplinan jemaah sendiri. Jangan menunda melapor jika merasa tidak sehat,” lanjutnya.

Hingga saat ini, sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Jemaah Gelombang Kedua Diingatkan Soal Ihram

Pada kesempatan yang sama, Kemenhaj mengingatkan jemaah gelombang kedua yang masuk melalui Jeddah agar mengenakan kain ihram sejak di embarkasi. Imbauan itu disampaikan karena pengambilan miqat dilakukan dalam perjalanan menuju Arab Saudi sebelum jemaah bergerak ke Makkah.

“Kepatuhan kecil seperti mengenakan ihram sesuai ketentuan adalah bagian dari disiplin ibadah. Kami berharap seluruh jemaah mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan sah, tertib, dan nyaman,” ujar Ichsan.

Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya tiga jemaah Indonesia pada Sabtu (9/5), yakni Rodiyah Wayan, Kamariah Dul Tayib, dan Nursidah Sinrang Sijarra. Dengan demikian, jumlah jemaah wafat di Arab Saudi hingga saat ini mencapai 23 orang.

Baca Juga :  Kemenhaj Gandeng Imigrasi Percepat Layanan Paspor dan Cegah Haji Tanpa Visa Resmi

“Kami mendoakan seluruh jemaah yang wafat mendapatkan husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” tutur Ichsan.

Menutup keterangannya, Ichsan mengajak seluruh jemaah menjaga semangat ibadah dengan tetap mengedepankan keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan.

“Haji bukan hanya soal sampai di Tanah Suci, tetapi bagaimana ibadah ini dijalankan dengan tertib, aman, dan bermartabat. Mari kita jaga niat, jaga kesehatan, dan bersiap menyambut puncak haji dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB