Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan berupa sembako dan terpal mulai didistribusikan ke sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai dan wilayah sekitarnya.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, menyampaikan duka mendalam atas bencana yang menimpa masyarakat NTT.
Ia mengatakan Kemenhaj berupaya hadir untuk membantu warga yang menghadapi situasi darurat setelah gempa.
“Kami di Kemenhaj turut merasakan duka dan kesulitan yang dialami oleh saudara-saudara kita di NTT. Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan keluarga besar Kemenhaj untuk meringankan beban para korban terdampak,” ujar Teguh dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Teguh berharap bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama berada di pengungsian. Ia juga mendoakan agar kondisi wilayah terdampak segera membaik dan warga mendapat kekuatan serta ketabahan.
Sembako dan Terpal Dikirim ke Manggarai
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Manggarai, Arsad Asyrakal, menerima sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.
Penyaluran berlangsung di tenda-tenda darurat yang dibangun secara mandiri oleh masyarakat. Lokasi penyerahan bantuan berada di Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Bantuan mencakup sembilan bahan pokok (sembako) serta terpal. Perlengkapan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi warga yang masih bertahan di tempat pengungsian.
Wilayah tersebut juga masih mengalami gempa susulan. Kondisi itu membuat kebutuhan logistik dan perlindungan sementara tetap menjadi perhatian.
“Kami sampaikan terima kasih, bantuan dari Kemenhaj Pusat sudah dibelanjakan sembako dan pagi ini mulai didistribusi ke beberapa titik pengungsian di Kab. Manggarai dan titik lainnya terdekat,” ujar Arsad.
Kemenhaj Pantau Penyaluran Bantuan
Kemenhaj selanjutnya memantau perkembangan kondisi masyarakat di lokasi terdampak. Kementerian juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi bantuan berjalan lancar.
Koordinasi tersebut bertujuan memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan. Kemenhaj juga berupaya agar penyaluran berlangsung tepat sasaran di sejumlah titik pengungsian. (*)






