Kemenhub dan KAI Segera Tertibkan Perlintasan Sebidang, Prioritaskan 60 Titik Rawan Kecelakaan

Penulis -

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhub bersama PT KAI segera mempercepat penertiban di seluruh titik guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. (Foto: Kemenhub)

Kemenhub bersama PT KAI segera mempercepat penertiban di seluruh titik guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. (Foto: Kemenhub)

Jakarta, Javanusa—Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban perlintasan sebidang setelah kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur.

Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera mempercepat penertiban di seluruh titik guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

“Sebagaimana arahan Presiden, kami akan melakukan penertiban di lintasan sebidang dan mengatur skala prioritas,” ujar Menteri Perhubungan Dudy di Jakarta.

Penertiban Ketat dan Inventarisasi Data

Menhub Dudy menegaskan penertiban perlintasan sebidang dilakukan secara ketat dengan memastikan validitas data lapangan.

Kemenhub akan menginventarisasi status kewenangan jalan, penjagaan, serta kondisi perlintasan secara menyeluruh.

Upaya peningkatan sarana dan prasarana keselamatan melibatkan pemerintah daerah, Ditjen Bina Marga, serta PT KAI.

Data Direktorat Jenderal Perkeretaapian per 30 April 2026 mencatat 4.046 perlintasan sebidang di jalur aktif Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.903 perlintasan belum dijaga dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Skema Penanganan dan Prioritas Lokasi

Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah penertiban untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Langkah tersebut meliputi penutupan perlintasan, pembangunan overpass atau underpass, pemasangan palang pintu, serta penyediaan petugas dan peralatan.

Pemerintah menetapkan 10 lokasi prioritas jangka pendek dan 50 lokasi prioritas jangka menengah.

Penentuan prioritas didasarkan pada riwayat kecelakaan berulang dan insiden nyaris tabrakan di lokasi tersebut.

Selain itu, pemerintah mempertimbangkan volume kendaraan, frekuensi perjalanan kereta, serta kondisi geografis yang menghambat jarak pandang.

Perlintasan tidak terjaga dan minim fasilitas keselamatan juga masuk dalam kriteria utama penanganan.

Imbauan Kepada Masyarakat

Menhub Dudy mengimbau masyarakat agar tidak membuat perlintasan tanpa izin atau membuka kembali jalur liar yang telah ditutup.

Perlintasan liar dapat mengganggu jarak pandang masinis dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalur kereta api. Sebaliknya, perlintasan resmi telah memenuhi standar keselamatan dan dilengkapi sistem pengamanan.

Baca Juga :  Dukung Seleksi Atlet Voli Nagari Sungai Aua, Bupati Hamsuardi Ikut Bermain di Laga Pembuka

Sistem tersebut mencakup sensor otomatis yang mendeteksi kedatangan kereta dan menutup palang pintu secara otomatis. Masyarakat juga diminta mematuhi rambu lalu lintas serta tidak menerobos palang pintu yang telah tertutup. (*/red)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru