Kemenperin dan Kemenpora Teken PKS, Dorong Industri Olahraga Nasional Tembus Pasar Global

Penulis -

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan PKS antara Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin dan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora di Gedung Kemenpora, Jakarta. (Foto: Kemenperin)

Penandatanganan PKS antara Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin dan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora di Gedung Kemenpora, Jakarta. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Industri olahraga nasional menyimpan potensi besar sebagai penggerak ekonomi yang memberi dampak luas ke berbagai sektor. Pemerintah terus mendorong pengembangan sektor ini melalui sinergi lintas kementerian dan pemangku kepentingan.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian dan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga. Penandatanganan berlangsung pada 30 April 2026 di Gedung Kemenpora, Jakarta.

Ekspor Alat Olahraga Tunjukkan Tren Positif

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pengembangan industri olahraga nasional harus masuk dalam strategi besar penguatan industri dan kemandirian ekonomi.

Ia menyebut industri olahraga nasional memiliki potensi besar. Dalam lima tahun terakhir, industri alat olahraga mencatat surplus neraca perdagangan. Ekspor pada 2025 tumbuh sebesar 5 persen.

Produk alat olahraga nasional juga berhasil menembus pasar ekspor utama, seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Belanda. Karena itu, sinergi dengan Kemenpora dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Tantangan Pasar Domestik Masih Terbuka

Meski ekspor menunjukkan capaian positif, Menperin menyoroti tantangan di pasar dalam negeri. Produk lokal belum sepenuhnya menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan kegiatan olahraga nasional.

Ia menilai kondisi ini menunjukkan perlunya optimalisasi keterpaduan antara kapasitas produksi industri, kebutuhan pasar, dan kebijakan penggunaan produk dalam negeri.

PKS Perkuat Keterhubungan Industri dan Pasar

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menjelaskan bahwa penandatanganan PKS merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Kemenperin dan Kemenpora pada November 2025.

Ia menyebut kerja sama ini bukan sekadar kolaborasi kelembagaan. PKS juga menjadi instrumen kebijakan untuk memperkuat keterhubungan antara sisi permintaan dan pasokan dalam industri olahraga nasional, khususnya pada sektor olahraga pendidikan dan masyarakat.

Baca Juga :  Kemenperin Dukung Kolaborasi Bappenas dan Airbus, Industri Dirgantara Indonesia Siap Melaju

Ruang lingkup kerja sama meliputi penguatan kapasitas industri melalui pendampingan dan fasilitasi peralatan. Selain itu, kerja sama mencakup peningkatan standardisasi dan mutu produk, promosi dan akses pasar, serta pertukaran data kebutuhan industri olahraga.

Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri

Reni menambahkan bahwa pendekatan ini tidak hanya memperkuat sisi produksi. Pemerintah juga mulai membentuk pasar produk dalam negeri secara lebih sistematis.

Ke depan, pemerintah membutuhkan komitmen bersama untuk memperkuat integrasi data dan perencanaan kebutuhan industri olahraga. Langkah ini dinilai penting agar pertumbuhan industri lebih terarah dan tepat sasaran.

Selain itu, percepatan peningkatan kualitas dan standardisasi produk menjadi prioritas. Upaya ini dilakukan melalui sertifikasi SNI dan pemenuhan standar internasional.

Pemerintah juga akan memperkuat kebijakan keberpihakan terhadap produk dalam negeri. Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan penggunaan produk ber-TKDN dalam kegiatan olahraga. Selain itu, produk nasional akan didorong untuk digunakan dalam penyelenggaraan event olahraga, baik nasional maupun internasional.

Sinergi Industri dan Pasar Harus Berkelanjutan

Direktur Industri Aneka Reny Meilany menyatakan industri dalam negeri memiliki kapasitas kuat. Hal ini terlihat dari pelaku industri kecil menengah hingga industri yang telah berorientasi ekspor.

Ia menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan untuk memastikan keterhubungan antara kapasitas industri dan kebutuhan pasar. Konsistensi kebijakan juga diperlukan agar produk dalam negeri menjadi pilihan utama di pasar domestik.

Adapun cakupan industri dalam PKS meliputi sektor industri kecil dan menengah dengan klasifikasi KBLI 32300 untuk industri peralatan olahraga, 14120 untuk industri penjahitan pakaian pesanan, serta 15202 untuk industri sepatu olahraga. Kerja sama ini juga mencakup sektor industri alat olahraga lainnya. (*/red)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB