Kemenperin Dorong TKDN dan SNI untuk Perkuat Industri Otomotif, Fokus Kendaraan Listrik

Penulis -

Senin, 13 April 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke QJMotor Manufacture Indonesia di Cikarang. (Foto: Kemenperin)

Kemenperin mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke QJMotor Manufacture Indonesia di Cikarang. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat struktur industri otomotif nasional melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI), dengan fokus pada pengembangan kendaraan listrik roda dua dan tiga.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi percepatan transformasi industri menuju ekosistem kendaraan listrik yang berdaya saing global.

Sektor industri pengolahan nonmigas tetap menjadi penopang utama perekonomian nasional dengan kontribusi terhadap PDB, investasi, ekspor, serta penyerapan tenaga kerja.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah berkomitmen mengoptimalkan pendalaman struktur industri otomotif nasional. Kebijakan ini meliputi peningkatan TKDN dan penguatan ekosistem kendaraan listrik.

Menurutnya, pengembangan kendaraan roda dua dan tiga, khususnya listrik, menjadi prioritas strategis karena memiliki dampak luas terhadap investasi, penciptaan lapangan kerja, serta kemandirian industri. Pemerintah juga mendorong peningkatan kandungan lokal dan transfer teknologi.

Kinerja industri kendaraan roda dua dan tiga di Indonesia menunjukkan tren positif. Jumlah pabrikan terus bertambah dengan kapasitas produksi besar, baik untuk kendaraan konvensional maupun listrik.

Penjualan domestik stabil, ekspor tumbuh, dan adopsi kendaraan listrik meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta menyatakan pemerintah akan terus mengawal pertumbuhan industri otomotif nasional agar sejalan dengan kebijakan peningkatan TKDN dan penerapan SNI. Langkah ini penting untuk meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah ekonomi.

Penguatan kebijakan tersebut juga dibahas dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke QJMotor Manufacture Indonesia di Cikarang.

Kunjungan ini meninjau kesiapan investasi dan kapasitas produksi, sekaligus membahas arah pengembangan industri otomotif nasional.

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menekankan pentingnya penerapan TKDN sebagai fondasi industri otomotif yang mandiri dan berkelanjutan. Ia menyebut investasi manufaktur perlu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui implementasi TKDN secara bertahap.

Baca Juga :  Sinergi RI–Tiongkok, Kelas Industri Kemenperin Cetak SDM Berstandar Global

Dalam kunjungan tersebut, QJMotor Manufacture Indonesia menyampaikan komitmen menjadikan Indonesia sebagai basis produksi sepeda motor di Asia Tenggara.

Langkah ini meliputi penguatan kapasitas manufaktur, pengembangan rantai pasok lokal, dan peningkatan kualitas produk sesuai standar global.

Pemerintah menyatakan akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, DPR RI, dan pelaku usaha guna mempercepat transformasi industri otomotif nasional menuju sektor yang mandiri, modern, dan berkelanjutan. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru