Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung kerja sama penempatan sekitar 4.000 tenaga kerja industri Indonesia ke Jerman melalui kolaborasi antara PT Tenriawaru Elite International dan Aurelium Global Talent GmbH.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt, Frankfurt, Jerman, pada Rabu (25/2).
Program ini bertujuan membuka peluang kerja bagi tenaga kerja industri Indonesia sekaligus meningkatkan kompetensi mereka di pasar internasional.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.
“Kemenperin terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja industri agar memiliki keterampilan, disiplin, dan kemampuan adaptasi yang sesuai dengan kebutuhan industri modern,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (6/3).
Staf Khusus Menteri Perindustrian Bidang Konektivitas dan Pengembangan Sistem Logistik, Emmanuel Lestarto Wanandi, menyebut kerja sama ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan internasional terhadap kualitas tenaga kerja Indonesia.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga memperkuat hubungan Indonesia dan Jerman di sektor industri serta membuka peluang peningkatan kapasitas tenaga kerja nasional.
Melalui kesepakatan ini, PT Tenriawaru Elite International dipercaya untuk memenuhi kebutuhan sekitar 4.000 tenaga kerja Indonesia yang akan ditempatkan di berbagai sektor industri di Jerman.
Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) menyatakan siap mendukung penguatan standar kompetensi, mutu pelatihan, serta sistem sertifikasi bagi tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri.
Program pengembangan SDM tersebut menjadi bagian dari berbagai inisiatif yang dijalankan BPSDMI, seperti pendidikan vokasi industri, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi profesi, serta program link and match dengan dunia industri.
Inisiatif ini juga sejalan dengan misi dagang jasa profesi Indonesia ke Berlin yang digagas oleh Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di Jerman.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyebut kerja sama tersebut menunjukkan peluang ekspor jasa profesi Indonesia ke pasar global.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Konsul Jenderal RI di Frankfurt, Toary Worang, menyatakan pihaknya akan memastikan proses verifikasi terhadap perusahaan penempatan maupun pengguna tenaga kerja dilakukan secara ketat untuk menjaga perlindungan pekerja Indonesia. (*/red)






