Kemenperin Fasilitasi IKM Perhiasan Tembus Pasar Global Lewat JIJF 2026

Penulis -

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan pameran Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) 2026 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC) pada 12–15 Februari 2026. (Foto: Kemenperin)

Pembukaan pameran Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) 2026 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC) pada 12–15 Februari 2026. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) perhiasan nasional melalui perluasan akses pasar dan promosi internasional.

Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan memfasilitasi partisipasi IKM perhiasan pada Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) 2026.

Pameran JIJF 2026 berlangsung pada 12–15 Februari 2026 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Kegiatan ini menjadi sarana promosi, jejaring bisnis, dan pengenalan tren industri bagi pelaku perhiasan nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah terus menjalankan kebijakan untuk memperkuat industri perhiasan, baik dari sisi produksi maupun ekspor.

Program diarahkan pada perluasan akses pasar, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta penguatan daya saing di pasar global.

Melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Kemenperin sepanjang 2025 melaksanakan sejumlah program, antara lain fasilitasi pameran, program e-Smart IKM, workshop ekspor, Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), serta bimbingan teknis bagi IKM perhiasan. Pada 2026, dukungan dilanjutkan melalui program restrukturisasi mesin dan peralatan serta percepatan penerapan transformasi industri 4.0.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor kumulatif barang perhiasan dan barang berharga pada Januari–November 2025 mencapai USD 8,4 miliar. Nilai ini meningkat 65,29 persen dibandingkan total ekspor sepanjang 2024 yang sebesar USD 5,5 miliar.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) atas konsistensinya menyelenggarakan pameran perhiasan berskala nasional dan internasional.

Menurutnya, JIJF menjadi ruang strategis bagi produsen, distributor, desainer, hingga IKM untuk memperluas jejaring dan mengikuti perkembangan industri.

Pada JIJF 2026, Kemenperin berkolaborasi dengan APEPI memberikan fasilitasi booth kepada 10 IKM perhiasan hasil seleksi dan kurasi. IKM tersebut berasal dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), DKI Jakarta, dan Banten, dengan produk unggulan berupa perhiasan mutiara dan batu mulia.

Baca Juga :  Pemerintah Kawal Ketat Seleksi SDM Koperasi Desa dan KNMP, 483 Ribu Lolos Administrasi

Sepuluh IKM yang difasilitasi meliputi Dian Art Accessories (Jawa Timur), Echa Pearl, Mutiara Lombok Waidah, Ana Pearls, Bhumi Pearl Jewelry, Setia Pearl, Akram Mutiara Lombok, dan M&M Pearls (NTB), Fahmi Accessories (DKI Jakarta), serta Diftria Art (Banten).

Direktur Industri Aneka Reny Meilany menyampaikan selama penyelenggaraan JIJF 2026, sepuluh IKM tersebut mencatatkan total penjualan sebesar Rp463.829.000. Capaian ini diperoleh selama pameran berlangsung dan mencerminkan potensi pasar bagi produk perhiasan IKM.

Kemenperin menilai partisipasi pameran internasional tidak hanya berdampak pada transaksi jangka pendek, tetapi juga membuka peluang kemitraan usaha serta penguatan ekosistem industri perhiasan nasional secara berkelanjutan. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru