Kemenpora Buka Kesempatan 30 Pemuda Indonesia Ikuti IYLCBP 2026 di Tiongkok

Penulis -

Kamis, 24 September 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenpora membuka kesempatan bagi 30 pemuda Indonesia mengikuti IYLCBP 2026 di Tiongkok. (Foto: Kemenpora)

Kemenpora membuka kesempatan bagi 30 pemuda Indonesia mengikuti IYLCBP 2026 di Tiongkok. (Foto: Kemenpora)

Jakarta, Javanusa—Sebanyak 30 pemuda Indonesia akan mendapat kesempatan mengikuti Indonesian Young Leaders Capacity Building Program (IYLCBP) 2026 di Guangxi, Tiongkok.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menyiapkan program tersebut sebagai ruang pengembangan kapasitas sekaligus perluasan jejaring internasional bagi generasi muda.

IYLCBP 2026 akan berlangsung pada 15–22 November 2026. Kemenpora akan menominasikan peserta untuk mengikuti proses seleksi bersama All-China Youth Federation (ACYF).

Fokus pada Ekonomi Digital dan Inovasi

Program IYLCBP 2026 mengarahkan pengembangan kapasitas peserta pada sejumlah bidang strategis.

Ekonomi digital, inovasi, dan kewirausahaan pemuda menjadi bagian utama dari pembelajaran.

Peserta juga mendapat ruang untuk bertukar pengalaman dengan pemuda dari berbagai latar belakang.

Interaksi tersebut diharapkan memperluas wawasan sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara.

Selain memperoleh pengetahuan baru, peserta akan didorong menerapkan pengalaman selama program setelah kembali ke Indonesia.

Penerapan tersebut dapat berupa kegiatan, gagasan, maupun inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Terbuka bagi Pemuda dengan Beragam Latar Belakang

Kemenpora membuka kesempatan IYLCBP 2026 bagi pemuda berusia 24 hingga 40 tahun. Peserta perlu aktif dalam kegiatan kepemudaan serta memiliki pengalaman kepemimpinan dan kemampuan komunikasi.

Program ini juga memberi ruang bagi pemuda yang memiliki proyek atau pencapaian di sejumlah bidang.

Di antaranya inovasi dan kewirausahaan, ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI), jurnalistik, editor, hingga konten kreator online.

Keragaman latar belakang tersebut diharapkan memperkaya proses pertukaran pengetahuan.

Peserta dari unsur pemerintahan dan kewirausahaan juga dapat mempertemukan perspektif kebijakan dengan pengalaman praktis di masyarakat.

Bangun Jejaring Pemuda Indonesia-Tiongkok

IYLCBP 2026 tidak hanya berfokus pada kegiatan selama peserta berada di Tiongkok. Program ini juga diarahkan untuk membangun hubungan dan kolaborasi antara pemuda Indonesia dan Tiongkok.

Baca Juga :  Indonesia Raih 5 Emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Lampaui Target dan Cetak Sejarah

Jejaring yang terbentuk diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama baru. Kolaborasi tersebut dapat mencakup bidang kepemudaan maupun sektor lain yang relevan.

Kerja sama kepemudaan kedua negara juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman dan persahabatan. Pada saat yang sama, program tersebut mendorong peningkatan kapasitas calon pemimpin muda.

Peserta Diminta Lanjutkan Gagasan Setelah Pulang

Kemenpora mengharapkan manfaat IYLCBP 2026 berlanjut setelah program selesai. Karena itu, peserta nantinya wajib menyusun proposal kegiatan atau inovasi sebagai bentuk penerapan pengetahuan yang mereka peroleh.

Pemerintah juga akan memantau perkembangan inovasi tersebut. Selain itu, Kemenpora berperan dalam memfasilitasi pengembangan bidang kepemudaan.

Peserta juga didorong menjaga komunikasi dan membangun kolaborasi dengan pemuda dari Indonesia maupun Tiongkok. Langkah tersebut diharapkan memperpanjang manfaat jejaring yang terbentuk selama program.

Melalui IYLCBP 2026, Kemenpora memperluas akses pemuda Indonesia terhadap pengalaman internasional. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama kepemudaan Indonesia dan Tiongkok.

Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan pemuda untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, memperluas wawasan, serta membangun jejaring internasional.

Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh kemudian diharapkan dapat diterapkan untuk memberi kontribusi bagi masyarakat di Indonesia. (*)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru