Kemensos dan Kementerian PKP Renovasi 10 Ribu Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Penulis -

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu Menteri PKP Maruarar Sirait di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026). (Foto: Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu Menteri PKP Maruarar Sirait di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026). (Foto: Kemensos)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sepakat bekerja sama merenovasi rumah orang tua siswa Sekolah Rakyat yang tidak layak huni.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan kesepakatan ini setelah bertemu Menteri PKP Maruarar Sirait di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

Ia menegaskan Sekolah Rakyat menjadi miniatur pengentasan kemiskinan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.

Gus Ipul menjelaskan konsep Sekolah Rakyat berjalan seiring pemberdayaan keluarga. Anak bersekolah, sementara orang tua mendapat dukungan program pemerintah.

“Keluarga siswa Sekolah Rakyat dibantu melalui program rumah tidak layak huni agar menjadi lebih layak huni,” ujar Gus Ipul.

Ia menegaskan program ini khusus untuk keluarga siswa Sekolah Rakyat.

Target 10 Ribu Rumah untuk Renovasi

Kemensos mengusulkan renovasi 10 ribu rumah milik orang tua siswa Sekolah Rakyat pada tahun ini. Dari jumlah itu, 5 ribu rumah sudah memenuhi syarat.

Gus Ipul menyebut tim telah melakukan pengecekan lapangan dan memastikan status kepemilikan lahan serta rumah sudah jelas.

“Yang sudah clear and clean ada 5 ribu rumah setelah ground check lapangan,” kata Gus Ipul.

Sisa usulan masih dalam proses verifikasi dan validasi oleh pendamping Kemensos bersama petugas Kementerian PKP.

Proses Verifikasi dan Kriteria Rumah

Kemensos menekankan syarat utama program ini adalah kepemilikan rumah yang sah. Tim akan mempercepat verifikasi dan validasi data.

“Kami segera lakukan verifikasi bersama Kementerian PKP karena data sudah tersedia,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan proses ini berjalan bertahap sesuai kesiapan data di lapangan.

Solusi untuk Rumah yang Tidak Memenuhi Syarat

Gus Ipul menjelaskan tidak semua rumah bisa langsung masuk program renovasi. Rumah dengan status menumpang, pinjam, atau sewa tidak memenuhi syarat awal. Pemerintah akan mencari solusi melalui kerja sama lintas pihak untuk kasus tersebut.

Baca Juga :  Berapa Kebutuhan Serat Harian? Ini Jumlah dan Cara Memenuhinya

“Kami akan carikan solusi bagi yang belum memenuhi syarat,” ujarnya.

Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian PKP dalam program ini. Ia menilai dukungan tersebut memperkuat pelaksanaan Sekolah Rakyat. Ia juga menyebut Menteri PKP memberi perhatian besar terhadap program ini.

Komitmen Kementerian PKP

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan dukungan penuh terhadap renovasi rumah orang tua siswa Sekolah Rakyat.

Ia menyampaikan bahwa pada 2025, Kementerian PKP telah merenovasi 1.000 rumah. Tahun ini, kementerian menyetujui usulan renovasi 10 ribu rumah dari Kemensos.

“Kami setuju dan mendukung renovasi 10 ribu rumah,” ujar Maruarar.

Ia meminta Kemensos segera mengirimkan data rumah paling lambat 1 Juni 2026 agar program berjalan cepat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekjen Kementerian PKP Didyk Choiroel, Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur, Dirjen Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Plt Dirjen Perumahaan Perdesaan Rini Dyah Mawarty, serta Plt Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Roberia. Dari Kemensos hadir Sekjen Robben Rico, Dirjen Dayasos Mira Riyati Kurniasih, dan Kapusdiklatbangprof Afrizon Tanjung. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru