Kemensos Perketat Pengawasan Pengadaan, Gus Ipul Tegaskan Komitmen Ikrar Tanpa Korupsi ASN

Penulis -

Senin, 18 Mei 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam Apel Ikrar Tanpa Korupsi di Lapangan Kemensos, Jakarta, Senin (18/5/2026). (Foto: Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam Apel Ikrar Tanpa Korupsi di Lapangan Kemensos, Jakarta, Senin (18/5/2026). (Foto: Kemensos)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan langkah memperkuat integritas dan menutup ruang praktik korupsi di seluruh lini kerja dengan memperketat pengawasan pengadaan barang dan jasa serta menekankan budaya kerja yang transparan dan akuntabel di lingkungan ASN.

Penegasan ini disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam Apel Ikrar Tanpa Korupsi di Lapangan Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Apel diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Kemensos yang mengenakan kaos hitam bertema Transformasi Budaya Kerja ASN sebagai simbol komitmen terhadap budaya kerja yang bersih, profesional, dan melayani.

Dalam arahannya, Gus Ipul menegaskan pentingnya memperkuat tekad untuk bekerja disiplin, taat pada ketentuan, serta memegang teguh integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang kita kelola bukan sekadar program, tetapi harapan rakyat miskin, kelompok rentan, anak terlantar, hingga lansia. Karena itu Kementerian Sosial tidak boleh menjadi tempat mencari keuntungan dari penderitaan rakyat,” tegasnya.

Pengetatan Pengadaan dan Perlindungan Program Prioritas

Gus Ipul juga menekankan seluruh program prioritas pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat, harus dijaga dari praktik korupsi dalam bentuk apa pun, seperti manipulasi pengadaan, markup, hingga penyalahgunaan kewenangan.

Dalam apel tersebut, seluruh peserta juga membacakan Ikrar Tanpa Korupsi. Ikrar tersebut berisi penegasan komitmen untuk menjalankan pengadaan barang dan jasa secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan, siap diaudit oleh lembaga pemeriksa maupun masyarakat, serta menjaga program prioritas Presiden khususnya Sekolah Rakyat agar bebas dari praktik korupsi.

Ikrar tersebut juga menegaskan dukungan kepada Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial untuk menjadi pihak pertama yang melaporkan apabila ditemukan penyimpangan.

Gus Ipul mengingatkan integritas bukan sekadar ikrar saat apel, melainkan harus tercermin dalam setiap keputusan, baik saat diawasi maupun tidak. “Korupsi besar sering dimulai dari pembiaran hal-hal kecil,” jelasnya.

Baca Juga :  Kepala BGN Sudaryono Siap Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Pengawasan Satker dan Mekanisme Audit

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menyoroti pentingnya peran Kepala Satuan Kerja (Satker) sebagai pengendali dan pengawas pertama. Ia menegaskan bahwa pimpinan tidak boleh lepas tangan terhadap persoalan di unit kerja masing-masing.

Lebih lanjut, Gus Ipul meminta agar seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilakukan secara:

  1. Tepat waktu
  2. Tepat prosedur
  3. Tepat spesifikasi
  4. Tertib administrasi
  5. Siap diaudit kapan saja.

“Setiap pengadaan memiliki penanggung jawab dan melalui tahapan yang jelas. Semua terbuka untuk diaudit, baik oleh Inspektorat Jenderal maupun lembaga pemeriksa eksternal seperti BPK dan BPKP,” jelasnya.

Investigasi, KPK, dan Tindak Lanjut Pelanggaran

Gus Ipul juga menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial. Seluruh laporan yang disertai bukti akan ditindaklanjuti melalui mekanisme internal.

Terkait isu dugaan pengadaan barang yang dinilai mahal, ia memastikan bahwa Inspektorat Jenderal tengah melakukan pendalaman. Proses evaluasi mencakup penetapan pagu, harga perkiraan sendiri, hingga mekanisme pengadaan.

“Hasil investigasi akan ditindaklanjuti secara tegas, baik melalui sanksi internal maupun dilanjutkan ke aparat penegak hukum jika ditemukan bukti pelanggaran,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Sosial telah berkoordinasi dan meminta masukan dari KPK guna memperkuat tata kelola pengadaan ke depan.

Komitmen Akhir dan Penguatan Tata Kelola

Gus Ipul mengapresiasi jajaran yang telah bekerja dengan baik dan menunjukkan kesiapan untuk diaudit serta mempertanggungjawabkan seluruh proses kerja. Ia menegaskan bersama Wakil Menteri Agus Jabo Priyono akan menjadi pihak pertama yang melaporkan apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Sosial juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan hingga pelaksanaan pengadaan, sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Tinggalkan Rakyat Saat Musibah

Mengakhiri arahannya, Gus Ipul menyampaikan lima penegasan utama kepada seluruh jajaran:

  1. Menjaga integritas dalam setiap tugas
  2. Tidak mentoleransi korupsi sekecil apa pun
  3. Memastikan peran aktif pimpinan dalam pengawasan
  4. Menjalankan pengadaan secara tertib dan akuntabel
  5. Tidak mengambil keputusan jika masih ragu terhadap kebenarannya

“Jabatan ini sementara, tetapi dampaknya bisa panjang. Jangan pernah menukar kehormatan dengan hal yang tidak sebanding. Mari kita buktikan Kementerian Sosial adalah institusi yang bersih, berintegritas, dan dipercaya rakyat,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB