Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Kolaborasi, Dorong Kampus Jadi Pusat Lahirnya Wirausaha Baru

Penulis -

Senin, 27 Juli 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik saat menghadiri Rakernas III APSKI di Kuta, Bali, Kamis (23/7). (Foto: Kementerian UMKM)

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik saat menghadiri Rakernas III APSKI di Kuta, Bali, Kamis (23/7). (Foto: Kementerian UMKM)

Bali, Javanusa—Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat kolaborasi dengan Perkumpulan Program Studi Kewirausahaan Indonesia (APSKI) untuk membangun ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi.

Langkah ini agar kampus mampu mencetak lulusan yang memiliki pola pikir kewirausahaan sekaligus melahirkan usaha baru yang inovatif dan berdaya saing.

Kementerian UMKM menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menciptakan wirausaha baru yang mampu menjawab berbagai tantangan ekonomi. Sekaligus membuka lapangan kerja berkualitas.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengatakan kampus memiliki modal besar berupa sumber daya manusia unggul, kreativitas. Serta kemampuan menghasilkan berbagai solusi inovatif.

Menurutnya, potensi tersebut perlu diarahkan menjadi usaha yang produktif, berkelanjutan, dan memiliki daya saing tinggi.

“Kita tidak mengharapkan seluruh lulusan menjadi pengusaha. Namun, setiap lulusan perlu memiliki pola pikir kewirausahaan, yakni peka melihat persoalan, kreatif menemukan solusi, berani mengambil keputusan secara terukur, mampu berkolaborasi, dan tangguh menghadapi perubahan,” ujar Riza saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III APSKI di Kuta, Bali, Kamis (23/7).

Ekosistem Kewirausahaan Harus Terintegrasi

Riza menegaskan pengembangan kewirausahaan nasional tidak lagi efektif jika dilakukan secara terpisah oleh masing-masing lembaga. Karena itu, Kementerian UMKM mendorong seluruh unsur pendukung usaha terhubung dalam satu ekosistem yang berkesinambungan.

Ekosistem tersebut mencakup pendidikan, pendampingan, inkubasi bisnis, legalitas usaha, akses pembiayaan, digitalisasi, pemanfaatan teknologi, pemasaran, hingga kemitraan usaha.

“Pendidikan, pendampingan, inkubasi, legalitas, pembiayaan, digitalisasi, teknologi, pemasaran, hingga kemitraan usaha harus terhubung dalam satu perjalanan pengembangan usaha yang berkelanjutan,” kata Riza.

Ia menjelaskan pendekatan tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Regulasi itu menjadi acuan bersama bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan Indonesia.

Baca Juga :  Viral Surat Istri Menteri UMKM ke Eropa Minta Pendampingan Kedubes

Untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut sekaligus mengejar target 10 juta penduduk berusaha dan bekerja, Kementerian UMKM mengembangkan program PRO-KESRA Produktif.

Melalui program ini, mahasiswa dan alumni memperoleh layanan yang menyesuaikan tahap perkembangan usahanya. Fasilitas tersebut meliputi pelatihan, pendampingan, inkubasi, sertifikasi, pengurusan legalitas, akses pembiayaan, digitalisasi, hingga perluasan kemitraan pasar.

Riza menjelaskan seluruh layanan itu terhubung melalui platform digital SAPA UMKM sebagai pintu masuk tunggal layanan dan data.

“Dengan demikian, pembinaan kewirausahaan di perguruan tinggi dapat dilaksanakan secara lebih tepat sasaran, terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Enam Agenda Kolaborasi Kementerian UMKM dan APSKI

Sebagai hasil Rakernas III APSKI, Kementerian UMKM dan APSKI menyepakati enam langkah strategis untuk memperkuat pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi.

Kesepakatan tersebut meliputi dukungan terhadap implementasi Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026, perluasan program PRO-KESRA Produktif, penguatan kurikulum kewirausahaan yang lebih aplikatif, integrasi platform SAPA UMKM, penyelenggaraan kuliah umum kewirausahaan secara nasional, serta memasukkan pengembangan kewirausahaan ke dalam indikator kinerja perguruan tinggi.

Kolaborasi itu akan diwujudkan melalui penyusunan peta jalan bersama, pengembangan model pembelajaran berbasis praktik, serta pembentukan jejaring inkubator bisnis perguruan tinggi di tingkat nasional.

Rakernas III APSKI mengangkat tema “Transformasi Pendidikan Kewirausahaan melalui Kecerdasan Artifisial: Memajukan Pedagogi, Inovasi, dan Kolaborasi Global.”

Hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Badri Munir Sukoco, Ketua Dewan Pengawas APSKI Wawan Dhewanto, serta Ketua Umum APSKI Sonny Rustiadi. (*)

Berita Terkait

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026
Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB