Kemnaker Gandeng Huawei Indonesia Perkuat Kompetensi Digital Tenaga Kerja

Penulis -

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU antara Kemnaker dengan Huawei Indonesia. (Foto: Kemnaker)

Penandatanganan MoU antara Kemnaker dengan Huawei Indonesia. (Foto: Kemnaker)

Jakarta, Javanusa—Kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki keterampilan digital terus meningkat seiring percepatan transformasi teknologi di dunia industri.

Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat kerja sama dengan Huawei Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Kerja sama ini terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kompetensi digital di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Kepala Pusat Pasar Kerja Kemnaker R. Nurhidajat bersama Direktur SDM Huawei Indonesia Andhi Mufti, dan disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi.

Dorongan Kemnaker terhadap SDM Adaptif

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntuntadi menegaskan laju transformasi teknologi menuntut kesiapan SDM yang tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Karena itu, ia menilai peran dunia usaha penting dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki keterampilan sesuai perkembangan teknologi,” ujar Cris.

Penguatan Pelatihan Vokasi dan Program Magang

Ia menjelaskan, Kemnaker terus mendorong penguatan pelatihan vokasi serta program magang yang terhubung langsung dengan kebutuhan pasar kerja.

Kerja sama dengan Huawei Indonesia dinilai dapat memperluas akses peningkatan kompetensi, khususnya bagi generasi muda di bidang teknologi informasi, komunikasi, dan digitalisasi industri.

Pembenahan Tata Kelola Magang Digital

Selain memperluas kolaborasi dengan sektor industri, Kemnaker juga melakukan pembenahan tata kelola program magang melalui penguatan regulasi serta pengawasan berbasis digital.

Langkah ini ditempuh agar pelaksanaan magang lebih terarah dan memberikan manfaat optimal bagi peserta maupun perusahaan.

“Program magang harus berjalan dengan tata kelola yang baik. Karena itu, pemerintah hadir melalui regulasi agar pelaksanaannya lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi peserta maupun perusahaan,” kata Cris.

Baca Juga :  15 Anak Pariaman "Go Jerman" Lewat Pasim Sukabumi
Komitmen Kemnaker Perluas Kerja Sama

Ke depan, Kemnaker menegaskan akan terus membuka ruang kerja sama dengan dunia usaha, lembaga pelatihan, serta berbagai pemangku kepentingan. Upaya ini untuk memperluas jangkauan program magang dan pelatihan vokasi di berbagai daerah.

“Upaya tersebut guna mendukung terciptanya SDM yang kompeten dan mampu bersaing di tengah perkembangan industri yang terus berubah,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru