Solsel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar operasi pasar berupa bazar murah sebagai langkah strategis mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan.
Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Kecamatan Sangir Balai Janggo (SBJ), Selasa (3/9/2024).
Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi mengatakan Pemkab Solsel melakukan beberapa langkah strategis untuk pengendalian inflasi daerah.
Baca Juga: Pemkab Salurkan 10.718 Seragam Sekolah Gratis se-Solok Selatan
Termasuk pemantauan harga komoditas bahan pokok setiap hari dan melaksanakan sidak ke pasar serta distributor.
Dalam bazar murah ini, pemerintah menyediakan ratusan paket sembako dengan harga terjangkau.
Setiap paket berisi beras 3 kg, minyak goreng 2 liter, gula 1 kg, dan telur satu tray, dijual seharga Rp 100.000 setelah mendapat subsidi dari harga normal Rp 180.000.
“Harapannya, pelayanan dan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Kita ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan, dengan program-program yang memberikan dampak langsung,” tegas Yulian Efi.
Bersamaan dengan bazar murah, dilakukan penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah (BP-CBP) dari Bapanas.
Sebanyak 828 keluarga penerima manfaat di Kecamatan SBJ menerima bantuan beras masing-masing 10 kg untuk periode Agustus, Oktober, dan Desember 2024. Penyaluran ini melibatkan kolaborasi dengan PT. Pos Indonesia dan Bulog.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat dalam rangka antisipasi peningkatan inflasi.
Pemkab Solok Selatan berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok pangan dan stabilitas harga di tingkat masyarakat melalui berbagai program dan kebijakan yang tepat sasaran. (*/jn06)






