Padang, Padek—Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Masrokhan mengapresiasi kinerja SMK SMAK Padang, karena hampir 100 persen lulusannya terserap dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Sebagaimana laporan kepala sekolah, tahun 2023 ini sebanyak 74,42 % siswa-siswi SMK SMAK Padang telah terserap di DUDI.
Bahkan angka serapan ini akan bertambah sampai akhir tahun 2023 ini, karena lulusan SMK SMAK Padang masih banyak dalam proses interview di perusahaan tanah air ini dan akan mencapai 100 persen.
“Saya mengapresiasi kinerja SMK SMAK Padang yang telah menghantarkan lulusannya, tidak hanya mendapatkan ijazah, sertifikat kompetensi, dan sertifikat bahasa asing, melainkan juga sebanyak 87 orang telah memperoleh sertifikat kompetensi internasional yaitu Certificate III Laboratory Skill dari Hobart Technology Australia. Khusus untuk sertifikasi kompetensi internasional saya harapkan di lipatgandakan jumlahnya pada tahun depan,” kata Masrokhan saat wisuda SMK SMAK Padang angkatan ke-55 di UPI Exhibition Hall, Rabu (18/10).
Pada wisuda ini, SMK SMAK Padang mewisuda 258 lulusan, dengan rincian 106 orang laki-laki dan 152 orang perempuan. Total, SMK SMAK Padang telah menghasilkan lulusan sebanyak 6.429 orang.
Ia mengatakan, tingginya angka serapan lulusan SMK SMAK Padang karena SMK di lingkungan Kementerian Perindustrian itu sudah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Melalui pengembangan pendidikan vokasi di SMK SMAK Padang sudah melaksanakan pendidikan Dual System, tujuannya untuk menciptakan SDM yang kompeten.
Di samping itu, SMK SMAK Padang sudah bermitra dengan banyak industri guna menerima lulusan siswa SMK SMAK Padang untuk bekerja di industri tersebut.
”Ananda perlu memahami pentingnya kontribusi industri bagi perekonomian nasional. Ananda sekalian akan menjadi bagian dari 18,77 juta tenaga kerja industri manufaktur yang menjadi tulang punggung ekonomi bangsa,” ujarnya.
Untuk itu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh, kembangkan terus potensi dan kompetensi kalian di dunia kerja, dan jangan lupa selalu membina kerja sama (teamwork) dan jejaring (networking) baik antar sesama alumni maupun dengan masyarakat industri.
Sementara itu, Kepala SMK SMAK Padang Nasir mengatakan tahun 2023 ini SMK SMAK Padang kembali mewisuda 258 lulusan. Dimana sebanyak 99 telah diterima bekerja, 88 orang proses rekrutmen dan memilih melanjutkan pendidikan serta 5 orang menjadi wirausaha. Lalu 80 orang lulusan masih dalam proses rekrutmen.
“Para lulusan yang dilepas ini telah dibekali dengan program-program peningkatan mutu,” sebutnya.
Diantaranya pembelajaran praktek 70 persen, sertifikasi kompetensi nasional, sertifikasi kompetensi internasional, sertifikasi bahasa inggris praktek kerja industri analis terpadu II atau proyek akhir siswa yang merupakan cikal bakal paten di SMAK Padang. Lalu achievement motivation traning, kemah bakti siswa, ekstrakurikuler yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing lulusan di industri. (*/jn01)






