Kesultanan Buton Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Menag Nasaruddin Umar

Penulis -

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesultanan Buton menganugerahkan gelar kehormatan adat Mia Ogena I Sara Agama kepada Menag Nasaruddin Umar, Kamis (8/1/2025). (Foto: Kemenag/Isykariman Ismail)

Kesultanan Buton menganugerahkan gelar kehormatan adat Mia Ogena I Sara Agama kepada Menag Nasaruddin Umar, Kamis (8/1/2025). (Foto: Kemenag/Isykariman Ismail)

Baubau, Javanusa—Kesultanan Buton menganugerahkan gelar kehormatan adat Mia Ogena I Sara Agama kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, Kamis (8/1/2025).

Penganugerahan ini menegaskan peran strategis Menag dalam kepemimpinan keagamaan nasional sekaligus memperkuat relasi negara dan adat.

Prosesi berlangsung khidmat di Baruga Keraton Buton, Kota Baubau, dan disaksikan tokoh adat, pejabat daerah, serta jajaran Kementerian Agama.

Makna Gelar Mia Ogena I Sara Agama

Kapitalau Aukanoyo Kesultanan Buton, La Ode Hasmin Ilimi, menjelaskan makna gelar yang disematkan kepada Menag.

Mia Ogena berarti pembesar negeri, sedangkan I Sara Agama bermakna urusan pemerintahan bidang keagamaan.

“Secara utuh, Mia Ogena I Sara Agama dimaknai sebagai pembesar negeri yang memimpin dan mengemban urusan keagamaan,” ujar La Ode Hasmin.

Ia menambahkan, seorang Mia Ogena dituntut memiliki sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, serta menjadikan pengabdian kepada umat dan bangsa sebagai orientasi utama.

Prosesi penganugerahan turut dihadiri Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, serta Wali Kota Baubau Yusran Fahim.
Hadir pula Bupati Buton Selatan Muhammad Adios dan jajaran Kemenag Sulawesi Tenggara.

Menag: Gelar Ini Amanah yang Berat

Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengaku terharu atas penganugerahan tersebut. Ia menilai gelar adat itu bukan sekadar penghormatan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya bertanya dalam hati, apakah pantas menerima gelar sebesar ini. Namun saya memahami ini adalah harapan masyarakat Buton,” ujar Menag.

Ia berharap amanah tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan keagamaan bagi umat.

Komitmen Penguatan Pesantren di Buton

Menag juga menyinggung kedekatannya dengan masyarakat Buton. Sebagai wujud komitmen, ia telah mendirikan Pondok Pesantren Al-Ikhlas di Pulau Buton yang kini menampung hampir 500 santri.

Baca Juga :  Pawai Telong-Telong Meriahkan HUT ke-355 Kota Padang, Padukan Sejarah dan Kreativitas

“Kami berencana mendirikan pesantren-pesantren lain. Pesantren dan madrasah adalah kebutuhan masa depan bangsa,” katanya.

Menurut Menag, madrasah kini menjadi pilihan masyarakat karena unggul dalam pembentukan akhlak dan prestasi akademik.

Buton dan Sejarah Islam Nusantara

Menag menegaskan Kesultanan Buton memiliki posisi penting dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara.
Ia mengajak masyarakat menjaga tradisi keislaman, memperkuat ibadah, dan memakmurkan masjid.

“Ukuran keberhasilan Menteri Agama bukan penghargaan, melainkan semakin dekatnya umat dengan ajaran agamanya,” tegasnya.

Gubernur: Simbol Harmoni Agama dan Budaya

Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menilai penganugerahan gelar ini mencerminkan harmonisasi nilai agama, kebangsaan, dan budaya.

Ia menyebut Menag layak menerima gelar tersebut karena konsistensinya menjaga kemuliaan agama dan persatuan bangsa.

“Beliau adalah teladan dalam menjaga nilai agama sebagai roh kehidupan bermasyarakat,” ujar Gubernur.

Ia juga mengapresiasi Lembaga Adat Kesultanan Buton atas komitmen melestarikan budaya lokal yang selaras dengan pembangunan daerah. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB