Khafilah Sumbar Bawa Miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib di Pawai MTQ Nasional Semarang

Penulis -

Sabtu, 12 September 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khafilah Sumbar membawa miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib saat Pawai Ta’aruf MTQ ke-XXXI Nasional di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Adpsb)

Khafilah Sumbar membawa miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib saat Pawai Ta’aruf MTQ ke-XXXI Nasional di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Adpsb)

Semarang, Javanusa—Khafilah Sumatera Barat (Sumbar) mencuri perhatian dalam Pawai Ta’aruf MTQ ke-XXXI Nasional di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026).

Rombongan membawa miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi sebagai simbol identitas daerah.

Penampilan tersebut berpadu dengan alunan gandang tasa. Kesenian khas Minangkabau itu mengiringi rombongan saat menyusuri jalan utama Kota Semarang.

Miniatur Masjid Raya Jadi Ikon Khafilah Sumbar

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional melibatkan khafilah dari seluruh provinsi di Indonesia. Rangkaian pawai dimulai dari Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Antusiasme warga terlihat di sepanjang rute. Masyarakat memenuhi sejumlah ruas jalan untuk menyaksikan kendaraan hias dan rombongan khafilah.

Khafilah Sumbar berada di bawah pimpinan Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Marwansyah. Mereka tampil menggunakan kendaraan hias dengan miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

Rombongan mengenakan kemeja cokelat. Mereka juga aktif menyapa warga dan meneriakkan yel-yel “Kami dari Sumatera Barat” sepanjang perjalanan.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni, menjelaskan bahwa pembuatan miniatur tersebut melibatkan kolaborasi dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Semarang.

“Kita berkolaborasi dengan IKM Semarang. Mereka yang membuat miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang menjadi ikon Sumbar, sementara kita menyiapkan bahan-bahannya,” terang Edi.

Menurut Edi, miniatur tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari kendaraan hias. Kehadirannya juga membawa pesan untuk memperkenalkan identitas serta kekayaan budaya Sumbar kepada masyarakat luas.

Khafilah Sumbar Survei Venue Perlombaan

Selain mengikuti Pawai Ta’aruf, Khafilah Sumbar melakukan survei ke sejumlah lokasi perlombaan. Langkah tersebut bertujuan membantu peserta mengenali venue sebelum kompetisi berlangsung.

Edi menilai pengenalan lokasi menjadi bagian penting dalam persiapan. Peserta diharapkan dapat beradaptasi dengan kondisi venue sehingga tidak menghadapi kendala saat bertanding.

Baca Juga :  Hari Kedua Jambore KSB 2026, Ratusan Relawan Asah Keterampilan Penanganan Bencana

“Survei ini penting agar para khafilah lebih siap dan tidak mengalami kendala ketika mengikuti perlombaan, sehingga dapat tampil secara maksimal,” ujar Edi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 12 venue untuk berbagai cabang perlombaan MTQ ke-XXXI Nasional. Kompetisi berlangsung mulai Minggu (13/9) hingga Kamis (17/9).

Pembukaan MTQ Nasional Dihadiri Presiden

Sementara itu, pembukaan MTQ ke-XXXI Nasional dijadwalkan berlangsung Sabtu malam pukul 19.00 WIB. Acara tersebut mengambil lokasi di Panggung Utama Lapangan Pancasila.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pembukaan tersebut. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah juga dijadwalkan hadir dalam agenda nasional itu.

“Ya, Insya Allah Gubernur hadir nanti malam,” ungkap Edi Dharma.

MTQ Nasional ke-XXXI menjadi momentum bagi Sumbar untuk membawa identitas budaya Minangkabau sekaligus mempersiapkan para peserta menghadapi rangkaian perlombaan. (*)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru