Padang, Javanusa—Jemaah calon haji Kloter 13 Embarkasi Padang (PDG 13) terbang menuju Jeddah dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat (8/5/2026). Keberangkatan ini menyisakan satu kloter terakhir pada operasional haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar, M. Rifki, melepas keberangkatan jemaah bersama Kabiro Kesra Edi Dharma, Sekretaris Daerah Afrizon, Kakan Kemenhaj Dafrizon, Kepala BKK, pimpinan Garuda, Otban, Gapura, serta tim teknis penerbangan.
Pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dengan nomor penerbangan GIA 3513 lepas landas pukul 06.50 WIB. Jadwal keberangkatan itu lebih cepat 20 menit dari jadwal semula pukul 07.10 WIB.
Rifki Minta Jemaah Jaga Stamina
Saat melepas jemaah, Rifki meminta seluruh calon haji menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Sekarang Makkah mulai sangat padat. Jemaah dari Madinah juga sudah bergerak menuju Makkah. Saya minta jemaah kita benar-benar menjaga stamina,” ujar Rifki.
Ia mengingatkan jemaah agar tidak terlalu menguras tenaga untuk ibadah sunnah setelah tiba di Tanah Suci. Menurutnya, fase terberat ibadah haji berada di Armuzna.
“Puncak haji itu di Armuzna. Di situlah energi, fisik, dan mental benar-benar diuji. Jangan sampai sebelum wukuf tenaga sudah habis,” katanya.
Rifki juga meminta jemaah lanjut usia dan kelompok risiko tinggi mengurangi aktivitas yang tidak terlalu penting. Ia menyarankan jemaah memperbanyak waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap stabil.
“Utamakan ibadah wajib, jaga pola makan, cukup minum, dan jangan memaksakan diri. Menjaga kesehatan juga bagian dari ikhtiar ibadah,” ujarnya.
Jemaah Muda Diminta Bantu Lansia
Selain mengingatkan soal kesehatan, Rifki meminta jemaah muda lebih peduli terhadap lansia dan pengguna kursi roda selama berada di Tanah Suci.
“Di sana kita satu keluarga besar. Kalau melihat jemaah lansia kesulitan, bantu. Jangan biarkan mereka berjalan sendiri,” ucapnya.
Ia menegaskan, menjaga kesehatan menjadi bagian penting agar seluruh jemaah mampu menyempurnakan rangkaian ibadah haji.
Kloter 13 Bawa 392 Jemaah dan Petugas
Kloter 13 membawa 392 jemaah dan petugas dengan satu kursi kosong atau open seat. Satu jemaah asal Tanah Datar, Desma Herman Saer (63), dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang karena kondisi kesehatannya tidak laik terbang.
“Rombongan ini berasal dari Kabupaten Tanah Datar sebanyak 201 orang, Kota Payakumbuh 162 orang, serta Kota Padang 24 orang,” kata Rifki.
Jemaah tertua pada kloter ini ialah Alizar Darun Jamak (83) asal Tanah Datar. Sementara itu, jemaah termuda bernama Fakhry Ahmad Mahendra (18) asal Kota Payakumbuh.
Petugas yang mendampingi Kloter 13 terdiri dari Ketua Kloter Endra Rinaldi, Pembimbing Ibadah Helmi Zuldi Idrus, dokter Irham Adhani Siregar, paramedis Dini Safitri, serta Petugas Haji Daerah Irnaldi Amir Bais dan Ozi Yuliandra.
Dengan keberangkatan Kloter 13, Embarkasi Padang kini hanya menyisakan satu kloter terakhir sebelum seluruh jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci. (*/red)






