Kolaborasi dengan BMKG Padang Panjang dan STMKG, Pemko Padang Bakal Pasang Smart Sensor For Disaster

Penulis -

Sabtu, 6 Juli 2024 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang berkolaborasi dengan Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang dan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) bakal memasang jaringan smart sensor for disaster untuk keperluan penelitian.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang Dr. Suaidi Ahadi saat bertemu dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar, di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Sabtu (6/7/2024).

Suaidi menjelaskan, smart sensor for disaster berfungsi untuk merekam getaran gempa memberikan warning secara realtime.

Baca Juga: 50 Pelatih dan Pamong Paskibraka Kota Padang Dibekali TOT

Rekaman dari smart sensor dapat dimonitor secara remote dari kantor BMKG Padang Panjang, STMKG dan Pusdalops/command center Pemerintah Kota Padang.

“Untuk penelitian ini Stasiun Geofisika BMKG Sumbar dan STMKG bersama Pemko Padang merencanakan memasang 6 unit di Kota Padang, 2 Unit di Padang Pariaman dan 2 unit di Kepulauan Mentawai. Jadi semuanya ada 10 smart sensor,” sebut Suaidi.

“Kita berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Sehingga ke depannya akan bermanfaat untuk masyarakat dalam rangka pengurangan resiko bencana,” pungkas Suaidi.

Kepala Laboratorium Seismologi Teknik STMKG Dr. rer.nat. Muzli MSc mengatakan, sistem smart sensor dapat mendeteksi kedatangan gelombang P. Dari kejadian gempa bumi dan memberikan informasi perkiraan waktu tiba gelombang S.

Dari setiap kejadian gempa bumi akan menjalar gelombang P dan S. Tipikal gelombang P memiliki amplitudo kecil dan tidak merusak. Sedangkan gelombang S sebaliknya memiliki amplitudo besar dan merusak.

Golden time yang dimiliki kota Padang sekitar 10-20 detik jika sensor dapat dipasang mendekati sumber gempa di wilayah kepulauan bagian barat sumatera.

Sementara itu, Pj. Wali Kota Padang Andree Algamar mengatakan dengan adanya penelitian ini maka akan membantu Pemko Padang dalam menyiapkan langkah antisipasi sebelum terjadinya bencana.

Baca Juga :  Relawan BUMN Beraksi di Padang, Bantu Masyarakat dan Lestarikan Lingkungan

“Secara geografis Kota Padang memiliki banyak potensi bencana. Demikian juga dengan sejarahnya. Kita pernah beberapa kali menghadapi bencana gempa. Hasil penelitian ini nantinya akan kita masukkan dalam program BPBD. Dan akan kita pergunakan juga untuk kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi bencana,” pungkasnya. Turut mendampingi Kalaksa BPBD Hendri Zulviton. (*/jn01)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026

Rabu, 30 September 2026 - 18:26 WIB

189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 18:04 WIB

Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Rabu, 30 September 2026 - 17:44 WIB

Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB