Padang, Javanusa—Komisi C DPRD Kabupaten Serdang Bedagai melakukan studi tiru ke Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang yang berlokasi di Jalan Bagindo Aziz Chan, Senin (26/1/2026). Studi tiru ini guna mempelajari penguatan literasi masyarakat berbasis kebijakan daerah.
Rombongan berjumlah 11 orang tersebut diterima oleh Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang, Anggun Basuki.
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pembelajaran antardaerah terkait tata kelola perpustakaan publik yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sinergi DPRD dan Pemda dalam Penguatan Literasi
Fokus utama pertemuan adalah mempelajari sinergi DPRD dan Pemerintah Kota Padang dalam pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2008 tentang Perpustakaan.
Peraturan daerah tersebut dinilai sebagai fondasi kebijakan dalam mendorong peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (ILM) di Kota Padang.
Anggun Basuki menjelaskan, keberhasilan peningkatan literasi di Kota Padang tidak lepas dari kolaborasi harmonis antara eksekutif dan legislatif.
“Implementasi Perda Nomor 2 Tahun 2008 merupakan wujud komitmen bersama Pemko Padang dan DPRD. Sinergi ini memastikan program perpustakaan berjalan optimal,” ujar Anggun.
Ia menambahkan, dukungan anggaran dan kebijakan dari DPRD menjadi faktor penting dalam pengembangan fasilitas dan layanan perpustakaan.
Menurut Anggun, sinergitas tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan perpustakaan.
Dispusip mencatat, jumlah kunjungan perpustakaan Kota Padang terus meningkat seiring inovasi layanan dan perluasan jangkauan ke masyarakat.
Apresiasi Tata Kelola Perpustakaan Kota Padang
Perwakilan Komisi C DPRD Serdang Bedagai mengapresiasi tata kelola Perpustakaan Kota Padang yang dinilai adaptif dan berbasis regulasi.
Mereka berharap hasil studi tiru ini dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Serdang Bedagai dalam menyelaraskan kebijakan literasi dengan kebutuhan publik.
Pertemuan diakhiri dengan diskusi mengenai inovasi layanan perpustakaan digital yang dikembangkan Dispusip Kota Padang. Dispusip Kota Padang juga memaparkan program jemput bola ke sekolah-sekolah dan permukiman warga.
Program ini bertujuan menjangkau kelompok masyarakat yang belum terakses layanan perpustakaan secara optimal. (*/red)






