Komisi X DPR RI Dorong Sekolah Pascabencana di Padang Lebih Tangguh

Penulis -

Jumat, 4 September 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota, Jumat (4/9/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota, Jumat (4/9/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (4/9/2026).

Sebelum pertemuan, Wakil Wali Kota bersama rombongan yang dipimpin Ketua Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro, meninjau rehabilitasi SDN 04 Baringin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah dan SDN 32 Kuranji, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. Sekolah ini terdampak bencana hidrometeorologi November 2025.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut para anggota Komisi X DPR RI, Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen Biyanto. Serta sejumlah kepala balai dan kepala dinas terkait di lingkungan Pemko Padang.

Berdasarkan laporan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, sebanyak 15 SD menerima bantuan revitalisasi pascabencana dari pemerintah pusat. Dengan total anggaran Rp7,74 miliar yang pengerjaannya dimulai pada April 2026.

Maigus Nasir berharap dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan sekolah di kawasan rawan banjir. Terutama melalui normalisasi aliran sungai, penguatan infrastruktur, dan revitalisasi sekolah terdampak bencana.

Dalam penanganan kebencanaan, Maigus Nasir menekankan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pendidikan harus diiringi penguatan mitigasi.

“Kita tidak hanya melakukan ikhtiar secara fisik, tetapi juga menyiapkan generasi melalui pendidikan mitigasi bencana. Sekolah dan rumah ibadah harus menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana,” ujar Maigus.

Saat ini, Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) telah diterapkan di 130 sekolah, dengan pendidikan kebencanaan terus didorong menjadi bagian dari pembelajaran.

“Sekolah-sekolah yang berada di pinggir sungai membutuhkan dukungan untuk normalisasi dan penguatan infrastruktur. Kami juga berharap Komisi X mendorong sekolah di Kota Padang menjadi prioritas revitalisasi pada 2026 maupun 2027,” ujar Maigus.

Baca Juga :  Bupati Eka Putra Resmikan Bank Sampah Darling, Ini Harga Sampah yang Dibeli

Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir juga mengatakan Pemko Padang terus memperkuat sektor pendidikan melalui sejumlah program unggulan. Diantaranya Padang Juara dan Smart Surau.

Padang Juara mendukung pendidikan keluarga kurang mampu. Termasuk kebutuhan sekolah dan beasiswa perguruan tinggi.

Sementara Smart Surau untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis rumah ibadah yang terintegrasi dengan kegiatan masyarakat.

Selain pendidikan, Pemko Padang juga mengembangkan sektor pariwisata melalui program Jelajah Padang. Terrmasuk revitalisasi kawasan Kota Tua, pasar, dan Pantai Padang.

Upaya ini untuk memperkuat posisi Padang sebagai kota pendidikan, budaya, dan pariwisata. Sekaligus meningkatkan daya tarik sebagai pintu gerbang destinasi wisata Sumatera Barat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Agung Widyantoro menegaskan Komisi X DPR RI akan membawa masukan Pemko Padang ini sebagai bahan pengawasan, sekaligus rekomendasi kepada pemerintah pusat.

“Kita siap mendorong pemulihan sektor pendidikan secara terpadu, cepat, dan berkelanjutan. Dengan tetap memperhatikan pemerataan akses belajar. Serta mitigasi risiko bencana dalam pembangunan kembali sarana pendidikan,” ujarnya.

Agung menilai rehabilitasi sekolah pascabencana tidak cukup hanya mengembalikan kondisi bangunan seperti semula. Tetapi harus memastikan sarana pendidikan lebih aman dan tangguh menghadapi risiko bencana di masa mendatang.

“Aspirasi ini akan menjadi bahan kami di Komisi X dalam menjalankan fungsi pengawasan dan merumuskan rekomendasi kepada pemerintah pusat guna memperlancar pemulihan pendidikan pascabencana. Infrastruktur sekolah yang dibangun kembali harus lebih tangguh dan aman terhadap potensi bencana di masa mendatang,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari
Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Pol Jawari Disambut Welcome Parade
Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru