Konferensi Wakaf Internasional 2025 di Padang, Potensi Wakaf Rp 180 Triliun Belum Tergarap Optimal

Penulis -

Minggu, 16 November 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Konferensi Wakaf Internasional 2025 di Hotel Truntum, Kota Padang, Sabtu (15/11/2025). (Foto: ADPSB)

Pembukaan Konferensi Wakaf Internasional 2025 di Hotel Truntum, Kota Padang, Sabtu (15/11/2025). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Pembukaan Konferensi Wakaf Internasional 2025 yang dipusatkan di Hotel Truntum, Kota Padang, berlangsung meriah, Sabtu (15/11/2025).

Hal itu tampak dari kehadiran ribuan peserta dalam forum berskala global tersebut, sehingga suasana pembukaan terasa hidup dan dinamis.

Selain itu, kegiatan ini sejak awal dirancang sebagai ruang konsolidasi untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif di Indonesia.

Puluhan tokoh nasional dan internasional hadir dalam ajang ini, di antaranya Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Muhammad Ad-Duwaini, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Selain itu, perwakilan lembaga wakaf juga datang dari berbagai negara, seperti Mesir, Maroko, Arab Saudi, Kuwait, Malaysia, dan Suriah, sehingga forum ini semakin menegaskan posisinya sebagai pertemuan strategis dunia Islam.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, membuka acara dengan menegaskan masyarakat Minangkabau memiliki tradisi panjang dalam praktik wakaf, terutama dalam penguatan surau dan pendidikan.

Menurutnya, wakaf merupakan instrumen penting untuk memajukan layanan pendidikan, kesehatan, UMKM, dan ketahanan sosial jika dikelola secara produktif dan profesional.

“Kehadiran para tokoh nasional dan internasional adalah kehormatan bagi Sumbar. Ini menunjukkan bahwa isu wakaf menjadi perhatian global. Semoga konferensi ini melahirkan gagasan baru untuk memperkuat wakaf produktif,” ujar Mahyeldi.

Ma’ruf Amin: Potensi Wakaf Besar, Tata Kelola Masih Lemah

Wakil Presiden RI ke-13, Ma’ruf Amin, menyoroti masih lemahnya tata kelola wakaf nasional meski potensinya sangat besar.

Ia menekankan kembali bahwa potensi tersebut belum tergarap secara optimal, padahal Indonesia memiliki peluang yang sangat luas.

“Potensi wakaf Indonesia itu sekitar Rp 180 triliun per tahun, namun belum tergarap optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Como Lepas Jatah Tiket Liga Champions untuk Suporter Lansia

Ma’ruf Amin juga mengatakan, Indonesia seharusnya menjadi pusat peradaban wakaf modern, sebab mayoritas rakyatnya beragama Islam. Karena itu, ia menegaskan wakaf tidak hanya soal pahala, tetapi juga harus melahirkan kemaslahatan nyata.

“Wakaf tidak hanya soal pahala, tetapi harus melahirkan kemaslahatan nyata. Bila dikelola profesional, wakaf dapat menjadi solusi berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan,” tukuknya.

Ukuran Keberhasilan Wakaf Menurut Menteri Agama

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menambahkan ukuran keberhasilan wakaf bukan pada besaran aset, melainkan manfaat yang berkelanjutan.

“Keberhasilan wakaf bukan soal megahnya bangunan, tetapi manfaat yang dinikmati generasi mendatang,” katanya.

Ia menyebut, saat ini 278 ribu bidang tanah wakaf sudah tercatat resmi di BPN. Selain itu, kementeriannya tengah menyiapkan regulasi baru untuk memperkuat ekosistem wakaf uang, sehingga pengelolaan wakaf dapat semakin terarah dan berdampak luas.

Wakaf sebagai Instrumen Pembangunan Nasional

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai wakaf memiliki potensi besar menjadi instrumen penting bagi pembangunan nasional.

“Jika dikelola profesional, wakaf bisa menjadi modal pembangunan, dari pendidikan hingga UMKM,” ujarnya.

Menurutnya, Sumbar memiliki modal kuat untuk itu, sebab masyarakatnya berbudaya dan religius. Sebuah modal besar untuk menjadi daerah pelopor pengelolaan wakaf modern yang berdaya saing.

Konferensi Wakaf Internasional akan berlangsung selama dua hari, membahas empat isu strategis, yaitu wakaf untuk pembangunan berkelanjutan, wakaf sebagai instrumen ekonomi dan investasi, wakaf dan pendidikan, serta wakaf untuk kesejahteraan sosial.

Selain sesi utama tersebut, agenda pendukung juga digelar, di antaranya pelatihan nadzir bersertifikat, pameran produk wakaf, investment gathering, serta Silaturahmi Nasional Ulama dan Pengasuh Pesantren.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumbar dan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

Baca Juga :  Perkuat Moral Generasi Muda, Wawako Padang Gandeng Ormas Lintas Agama

Selain itu, pelaksanaan konferensi mendapat dukungan dari BPKH, Bank Nagari Syariah, Paragon Corp, Pemprov Sumbar, dan Pondok Modern Darussalam Gontor. (*/adpsb)

Berita Terkait

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat
Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB