Kota Padang Lawan Krisis Air Lewat Gerakan Tanam Sejuta Pohon 2026

Penulis -

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanaman perdana Gerakan Sejuta Pohon untuk Sumbar di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/1/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Penanaman perdana Gerakan Sejuta Pohon untuk Sumbar di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/1/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Krisis hidrometeorologi di Kota Padang kian mengkhawatirkan setelah bencana akhir 2025 merusak ekosistem hulu sungai dan memicu krisis air bersih.

Kondisi itu mendorong diluncurkannya Gerakan Sejuta Pohon untuk Sumatera Barat 2026 sebagai solusi ekologis jangka panjang.

Padang pun dipilih sebagai lokasi peluncuran dan penanaman perdana program tersebut. Kegiatan berlangsung di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/1/2026).

Penjabat Sekda Kota Padang, Raju Minropa, menegaskan penghijauan kembali kawasan hulu sungai menjadi solusi utama memperbaiki siklus air.

Menurutnya, kerusakan vegetasi memperparah limpasan air hujan sekaligus menurunkan cadangan air tanah.

“Penghijauan kawasan hutan dan hulu sungai merupakan solusi mutlak untuk memperbaiki siklus air,” ujar Raju di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, bencana pada November dan Desember lalu menyebabkan pergeseran aliran sungai.
Dampaknya, jaringan irigasi terputus dan cadangan air tanah menurun drastis.

121 Titik Kekeringan Terdata di Kota Padang

Data Pemerintah Kota Padang mencatat terdapat 121 titik kekeringan yang tersebar di berbagai wilayah.
Kecamatan Kuranji menjadi daerah dengan dampak terparah.

Sekitar 80 persen warga di wilayah tersebut belum terlayani PDAM. Masyarakat selama ini hanya mengandalkan sumur gali yang kini banyak mengering.

“Sungai berpindah aliran sehingga irigasi terputus. Akibatnya, sumur warga mengering,” kata Raju Minropa.

Untuk jangka pendek, Pemkot Padang mengerahkan BPBD Kota Padang bersama BPBD Sumbar dan PMI.
Mobil tangki air terus menyuplai kebutuhan air bersih ke 121 titik terdampak.

Pembangunan Sumur Bor di Lima Lokasi Prioritas

Sebagai solusi permanen, pemerintah mulai membangun sumur bor di lima lokasi prioritas. Proyek ini bekerja sama dengan Balai Pembangunan Kawasan Permukiman Sumbar.

Baca Juga :  Mahyeldi Jajaki Kerja Sama Bank Tanah, Bukit Gombong Berpotensi untuk Reforma Agraria

Sumur bor tersebut disiapkan sebagai sumber air baru bagi warga non-PDAM. Langkah ini ditargetkan mengurangi ketergantungan pada air tangki.

Tanam Sejuta Pohon untuk Ketahanan Ekologi

Gerakan tanam sejuta pohon digagas bersama Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera. Program ini difokuskan pada pemulihan fungsi resapan air di kawasan hulu.

Melalui Dinas Pertanian yang membidangi kehutanan, Pemkot Padang berkomitmen mengawal pertumbuhan tanaman. Tujuannya memastikan keberlanjutan ketahanan ekologis jangka panjang.

“Kami akan mengawal pertumbuhan pohon demi ketahanan ekologi Kota Padang,” tegas Raju.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi langkah strategis Padang dalam pemulihan lingkungan pasca-bencana.

Menurut Mahyeldi, gerakan ini sejalan dengan agenda adaptasi perubahan iklim Sumbar. Ia berharap model Padang bisa direplikasi daerah lain. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB