Kota Tua Padang Bersolek Menuju Destinasi Wisata Unggulan, Kolaborasi Kunci Menuju Kesuksesan

Penulis -

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Javanusa—Pengelola Kota Tua Padang bersama Dinas Pariwisata Kota menggelar Penthalix Forum Penguatan Jejaring Pengelola Kota Tua Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (8/5/2024).

Diskusi yang diikuti oleh para akademisi, komunitas, dan pemerintah, menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan Kota Tua Padang menjadi destinasi wisata unggulan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antar sektor. Ini untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan Kota Tua.

“Penting kita mendiskusikan ini karena ada beberapa sektor terkait, antar sektor ini kadang sering bertolak belakang. Untuk itu semua kita rangkul betul-betul berkolaborasi, agar bisa memajukan Kota Padang menjadi tujuan wisata khususnya Kota Tua ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan Pemko Padang mendapat PR (pekerjaan rumah) dari provinsi terkait pengembangan Kota Tua, termasuk penentuan nama yang tepat.

“Ada yang menyebut Kawasan Kota Tua, Kota Lama, dan Padang Lama. Julukan merupakan salah satu strategi dari pemasaran suatu kota untuk membuat positioning yang besar dan kuat dalam regional maupun secara global,” tuturnya.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Sumbar Doni Hendra menyatakan dukungan penuh Pemprov Sumbar terhadap pengembangan Kota Tua.

“Kami Pemprov Sumbar mendukung bagaimana Kota Tua bisa menjadi destinasi wisata unggulan. Bukan hanya Sumbar namun juga internasional,” tegasnya.

Ia menambahkan Pemprov Sumbar ingin turut serta dalam pengembangan Kota Tua dengan berbagai strategi.  Termasuk memanfaatkan potensi wisata di Mentawai melalui Pelabuhan KWT Gunung.

“Dengan banyaknya wisatawan yang ke Mentawai, lewat pelabuhan salah satunya di KWT Gunung, bagaimana mereka juga bisa hadir di kota tua,” jelasnya.

Doni Hendra juga memaparkan hasil studi banding ke Kota Lama Semarang dan Kota Tua Jakarta. Menurutnya, menunjukkan pengembangan Kota Tua dapat meningkatkan ekonomi dan kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  5 Rahasia Sukses Bisnis Online, Terbukti Banjir Orderan

Sementara itu, Ketua Pengelola Kota Tua Padang, Jonny Wongso, memaparkan tiga zona kawasan Kota Tua. Yaitu Zona Inti, Zona Penyangga, dan Zona Penunjang.

Jonny Wongso menjelaskan pengelolaan Kota Tua Padang akan fokus pada beberapa strategi, di antaranya

Pelindungan warisan budaya dengan cara memberikan kodefikasi pada bangunan cagar budaya. Meningkatkan literasi tentang Kota Tua Padang, dan menerapkan rencana zonasi sesuai kaidah pelestarian.

Lalu meningkatkan infrastruktur, karena dengan membangun infrastruktur yang berkualitas, melakukan rekayasa lalu lintas, dan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai.

“Strategi lainnya, mengembangkan daya tarik wisata dengan cara meningkatkan kualitas fungsional, visual, dan lingkungan ruang publik. Serta meningkatkan pelayanan transportasi umum, dan menyediakan berbagai amenitas pendukung,” pungkasnya.

Semoga kolaborasi Penthalix Forum Penguatan Jejaring Pengelola Kota Tua Padang dapat mempercepat tercapainya visi untuk menjadikan Kota Tua sebagai destinasi wisata unggulan yang mendunia. (*/jn01)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB