Krisis Air Bersih di Padang, Ini Langkah Wali Kota Fadly Amran Tangani Kekeringan

Penulis -

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat koordinasi darurat penanganan dampak kekeringan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota, Senin (26/1/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat koordinasi darurat penanganan dampak kekeringan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota, Senin (26/1/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Krisis air bersih di Padang kian meluas akibat terganggunya sumber air utama di Gunung Nago dan Sungai Batang Kuranji.

Menyikapi kondisi ini, Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi darurat penanganan kekeringan dan krisis air bersih guna menekan dampak kekeringan terhadap ribuan warga.

Rapat itu dipimpin langsung Wali Kota Padang Fadly Amran di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota, Senin (26/1/2026). Hadir dalam rapat tersebut Pj Sekda Raju Minropa, Asisten I Tarmizi Ismail, Asisten II Didi Aryadi, serta sejumlah Kepala OPD, Camat, dan Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang.

Wali Kota Fadly Amran menjelaskan gangguan pasokan air paling terasa di Kecamatan Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah. Keempat wilayah tersebut kini menjadi prioritas penanganan darurat Pemko Padang.

“Kekeringan dikarenakan gangguan sumber air di Gunung Nago dan Sungai Batang Kuranji,” ujar Fadly Amran.

Kondisi ini turut memengaruhi pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang serta warga non-pelanggan yang bergantung pada suplai air tangki.

Armada Air Bersih dalam Satu Komando

Untuk menghindari tumpang tindih distribusi, Pemko Padang menyatukan seluruh armada air bersih dalam satu komando. Kebijakan ini bertujuan mempercepat dan meratakan pelayanan ke wilayah terdampak.

“Mulai saat ini pengangkutan air satu komando,” tegas Fadly Amran.

Pelayanan air bersih kini dikendalikan langsung oleh Kalaksa BPBD Padang, Hendri Zulviton. Sebanyak 13 unit armada dari BPBD, Damkar, PU Balai, dan PMI dikerahkan setiap hari.

Setiap armada rata-rata melakukan 30 kali ritase per hari. Total suplai air bersih mencapai lebih dari 100 meter kubik per hari bagi warga terdampak di luar pelanggan PDAM.

Baca Juga :  15 Tahun Gempa Padang 30 September, Pj Wako Ingatkan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Data ini menunjukkan upaya darurat Pemko Padang dalam menjaga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama krisis berlangsung.

Siapkan Sumur Bor dan Pompa Besar

Di sisi lain, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) tengah memvalidasi rencana pembangunan sumur bor di 212 titik. Langkah ini difokuskan pada kepastian status lahan agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan hukum.

Pemko Padang juga menyiapkan penggunaan pompa berkapasitas 250–300 liter per detik di kawasan Irigasi Gunung Nago. Selain itu, pemasangan pipa permanen dirancang untuk menekan biaya operasional BBM.

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Opsi TMC

Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Padang diprediksi nihil hujan dalam sepekan ke depan. Kondisi ini mendorong Pemko Padang menyusun langkah kontinjensi lanjutan.

“Kita mempertimbangkan pembukaan pipa jalur Lambung Bukit untuk mengisi Hidran Umum secara langsung,” kata Fadly.

Jika situasi memburuk, Pemko Padang siap berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Barat untuk pengajuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Fadly Amran menargetkan krisis air di empat kecamatan utama dapat terkendali sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan akurasi data lapangan.

“Krisis air ini harus segera kita atasi agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB