Kriya dan Wastra Lokal Kian Tangguh, Kemenperin-Dekranas Dorong Daya Saing IKM ke Pasar Global

Penulis -

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan HUT Dekranas ke-45 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kalimantan Timur pada tanggal 9-11 Juli. (Foto: Kemenperin)

Peringatan HUT Dekranas ke-45 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kalimantan Timur pada tanggal 9-11 Juli. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Aktivitas industri kecil dan menengah (IKM) sektor kriya dan wastra terus menunjukkan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Kedua sektor ini dikenal padat karya dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah.

Untuk memperkuat daya saing global, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) rutin menjalankan program pembinaan bagi IKM.

Program ini meliputi pendampingan, bimbingan teknis, webinar, hingga fasilitasi keikutsertaan dalam berbagai pameran nasional maupun internasional.

“Kolaborasi ini memberi ruang apresiasi dan pengembangan bisnis bagi pelaku IKM. Kami mendorong mereka terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan meningkatkan kemampuan pemasaran agar mampu bersaing di pasar global,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, di Jakarta, Selasa (15/7).

Pameran HUT Dekranas: Panggung Promosi Produk Kriya Unggulan

Sebagai bagian dari rangkaian pembinaan, Kemenperin dan Dekranas turut ambil bagian dalam Peringatan HUT ke-45 Dekranas yang digelar di BSCC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 9–11 Juli 2025.

Acara ini menjadi panggung besar bagi IKM kriya lokal untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas.

Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming Raka, membuka acara dengan menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan teknologi digital dalam mendorong daya saing produk kriya Indonesia.

Menurut Reni, storytelling yang kuat, keunikan desain, serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan budaya merupakan kunci utama agar produk kriya Indonesia digemari pasar internasional.

IKM Daerah Unjuk Gigi di Pameran Nasional

Dalam pameran tersebut, Ditjen IKMA memfasilitasi dua booth khusus untuk enam IKM unggulan. Dua di antaranya berasal dari program pendampingan Road to HUT Dekranas. Yakni IKM manik-manik asal Kota Balikpapan dan IKM tenun dari Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca Juga :  Suzuki Fronx Resmi Meluncur, Kemenperin Dorong Industri Mobil Ramah Lingkungan di Indonesia

Empat lainnya merupakan IKM binaan dari berbagai daerah: Wastraloka (Yogyakarta), Vinto Craft dan Batik Diana (Jambi), serta Borneo Accessories (Palangkaraya, Kalimantan Tengah).

Secara keseluruhan, pameran menghadirkan 170 stan kerajinan dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Selain itu, sebanyak 80 UMKM lokal asal Balikpapan turut memeriahkan ajang promosi ini.

Talkshow Kriya Lokal Kupas Inovasi dan Standardisasi

Sebagai rangkaian kegiatan, Ditjen IKMA juga menggelar talkshow bertema “Kriya Lokal, Daya Global: Kolaborasi Desain, Standardisasi, dan Inovasi Menuju Industri Kreatif Berdaya Saing.” Talkshow ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan pelaku industri.

Topik utama mencakup pentingnya inovasi desain, standardisasi mutu, serta sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem industri kriya yang berkelanjutan dan tangguh di pasar global.

Direktur IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, Budi Setiawan, menyatakan harapannya agar sinergi Kemenperin dan Dekranas dapat menggerakkan IKM menuju kolaborasi yang kuat, dengan dukungan aktif dari pemerintah daerah dan Dekranasda.

“Dengan ekosistem yang kondusif, perajin dan pengusaha IKM akan semakin bersemangat untuk berkarya dan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional,” tutup Budi. (*/red)

Sumber: Kemenperin

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB