Kualitas Udara Berbahaya, Pemko Padang Alihkan Aktivitas Belajar Siswa Secara Daring 17-18 September

Penulis -

Rabu, 16 September 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang menerapkan PJJ atau daring bagi siswa SD dan SMP selama dua hari, 17-18 September 2026. (Foto: Pemko Padang)

Pemko Padang menerapkan PJJ atau daring bagi siswa SD dan SMP selama dua hari, 17-18 September 2026. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Kondisi kualitas udara yang masuk kategori berbahaya membuat aktivitas belajar siswa di Kota Padang mengalami perubahan.

Pemko Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring selama dua hari, 17-18 September.

Kebijakan tersebut berlaku bagi siswa SD dan SMP. Sementara itu, kegiatan belajar PAUD dan TK untuk sementara diliburkan.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Disdikbud Kota Padang Nomor 400.3.1/29/Dikbud-Pdg/IX/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring Akibat Kondisi Kabut Asap.

Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Berbahaya

Kepala Disdikbud Kota Padang Yopi Krislova menjelaskan, keputusan PJJ Padang tersebut merujuk pada hasil pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).

Pemantauan pada Rabu (16/9/2026), menunjukkan kualitas udara Kota Padang berada dalam kategori Berbahaya.

Kondisi tersebut mendorong Disdikbud mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi paparan udara buruk terhadap peserta didik.

Melalui skema PJJ, siswa SD dan SMP tetap mengikuti proses pembelajaran dari rumah. Untuk jenjang PAUD dan TK, sekolah menghentikan sementara kegiatan pembelajaran.

Guru Tetap Mengajar dari Sekolah

Penerapan pembelajaran jarak jauh tidak membuat seluruh aktivitas sekolah berhenti. Kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dari satuan pendidikan masing-masing.

Guru melaksanakan pembelajaran secara daring dari sekolah. Siswa kemudian mengikuti materi melalui platform digital atau sarana komunikasi yang telah digunakan masing-masing sekolah.

Pihaknya juga meminta guru menyesuaikan materi dan beban pembelajaran dengan kondisi siswa. Penyesuaian tersebut penting agar proses belajar tetap berjalan tanpa menambah beban selama kondisi udara memburuk.

Kehadiran siswa dalam mengikuti PJJ tetap menjadi bagian dari pencatatan kehadiran selama kebijakan berlangsung.

Orang Tua Diminta Mengawasi Anak di Rumah

Disdikbud Padang turut meminta orang tua dan wali murid mengawasi aktivitas anak selama PJJ berlangsung.

Baca Juga :  Maigus Nasir Lepas 41 Mahasiswa Penerima Beasiswa Padang Juara Kuliah D4 di Politeknik Kirana

Orang tua perlu memastikan anak mengikuti pembelajaran sesuai jadwal yang ditetapkan sekolah. Mereka juga diminta menjaga anak tetap berada di rumah selama kualitas udara masih masuk kategori berbahaya.

Yopi juga mengimbau keluarga membatasi aktivitas anak di luar ruangan. Jika anak harus keluar untuk keperluan mendesak, orang tua diminta memastikan anak menggunakan masker medis atau pelindung pernapasan yang sesuai.

Penerapan PJJ menjadi salah satu langkah Disdikbud Padang untuk melindungi peserta didik dan tenaga kependidikan di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. (*)

Berita Terkait

Disdikbud Padang Latih 350 Guru SMP Kuasai AI dan Konten Digital Pembelajaran
SMPN 17 Padang Jadi Sekolah Percontohan LMS Ruang Kelas Digital
Ratusan Pelajar Sumbar Adu Kemampuan di Pra-OSN 2026, Siap Menuju Panggung Nasional
Semarak HSN 2026, Ponpes Modern Hijrah Medina Lengayang Padukan Pendidikan Agama, Kreativitas dan Kewirausahaan
Inovasi Biodiesel dari Limbah, Siswa SMK SMAK Padang Raih Juara 2 dan Poster Terbaik di Lomba Kimia XXX Unand
Sekolah di Padang Kembali Tatap Muka 22 Oktober 2026, Siswa Wajib Pakai Masker
Disdikbud Padang Dampingi 342 Guru SD Cegah Perundungan dan Kekerasan di Sekolah
MTsN 5 Kota Padang Raih Tiga Gelar di Kejurda FORBASI Sumbar, Lolos ke Kejurnas Bandung

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB