Kualitas Udara Berbahaya, Pemko Padang Alihkan Pembelajaran Sekolah ke Daring

Penulis -

Selasa, 8 September 2026 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kualitas udara Padang masuk kategori Berbahaya.

Kualitas udara Padang masuk kategori Berbahaya.

Padang, Javanusa—Kualitas udara Kota Padang memburuk hingga masuk kategori Berbahaya pada Selasa (8/9/2026).

Kondisi tersebut mendorong Pemko Padang mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kebijakan itu berlaku untuk satuan pendidikan PAUD/TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta.

Pemerintah mengambil langkah tersebut untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan pada anak akibat paparan kabut asap.

Kualitas Udara Padang Capai AQI 430

Pemko Padang mengambil keputusan tersebut setelah kualitas udara menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.

Data yang menjadi pertimbangan pemerintah mencatat indeks kualitas udara mencapai 430 AQI US. Sementara itu, konsentrasi PM2.5 tercatat sebesar 290,2 µg/m³.

Angka tersebut masuk kategori Berbahaya sehingga pemerintah memprioritaskan perlindungan kesehatan anak selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Kota Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan pemerintah perlu mengambil langkah mitigasi menghadapi kondisi tersebut.

“Kita mengambil langkah mitigasi menghadapi kondisi udara yang sudah masuk kategori berbahaya per hari ini. Sekolah dilakukan secara daring,” kata Fadly.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik.

“Dan kami juga menghimbau warga Kota Padang untuk sementara menghindari kegiatan luar ruang, atau gunakan masker ketika harus berkegiatan di luar ruang. Semoga kualitas udara kita segera membaik,” ujarnya.

Disdikbud Terapkan PJJ untuk PAUD hingga SMP

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menyampaikan kebijakan PJJ berlaku bagi seluruh satuan pendidikan PAUD/TK, SD, dan SMP.

Sekolah negeri maupun swasta mengikuti kebijakan tersebut selama kondisi udara masih berisiko bagi kesehatan peserta didik.

Yopi mengatakan pihaknya mengambil keputusan itu setelah melihat kondisi kabut asap yang semakin tebal.

Baca Juga :  Wako Hendri Septa Ajukan Bantuan DBH untuk Pendidikan

“Melihat kondisi kabut asap yang semakin tebal, kami menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk menerapkan PJJ atau belajar dari rumah secara daring,” kata Yopi.

Menurutnya, penerapan pembelajaran dari rumah menjadi langkah antisipasi untuk menekan risiko gangguan kesehatan pada anak.

“Hal ini dilakukan demi mengantisipasi dan mengurangi risiko gangguan kesehatan pada anak-anak kita,” ujarnya.

Orang Tua Diminta Batasi Aktivitas Anak di Luar Rumah

Selama PJJ berlangsung, Disdikbud Kota Padang mengimbau orang tua atau wali murid menjaga aktivitas anak tetap di dalam rumah.

Orang tua juga diminta memastikan anak menggunakan masker apabila harus keluar ruangan.

Selain itu, Pemko Padang melalui Disdikbud terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan kualitas udara.

Hasil pemantauan tersebut akan menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan pembelajaran tatap muka berikutnya.

Pemerintah berharap kualitas udara segera membaik sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berlangsung secara normal. (*)

Berita Terkait

Disdikbud Padang Latih 350 Guru SMP Kuasai AI dan Konten Digital Pembelajaran
SMPN 17 Padang Jadi Sekolah Percontohan LMS Ruang Kelas Digital
Ratusan Pelajar Sumbar Adu Kemampuan di Pra-OSN 2026, Siap Menuju Panggung Nasional
Semarak HSN 2026, Ponpes Modern Hijrah Medina Lengayang Padukan Pendidikan Agama, Kreativitas dan Kewirausahaan
Inovasi Biodiesel dari Limbah, Siswa SMK SMAK Padang Raih Juara 2 dan Poster Terbaik di Lomba Kimia XXX Unand
Sekolah di Padang Kembali Tatap Muka 22 Oktober 2026, Siswa Wajib Pakai Masker
Disdikbud Padang Dampingi 342 Guru SD Cegah Perundungan dan Kekerasan di Sekolah
MTsN 5 Kota Padang Raih Tiga Gelar di Kejurda FORBASI Sumbar, Lolos ke Kejurnas Bandung

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB