Kualitas Udara Kota Padang Menurun, BPBD Imbau Warga Waspadai Dampak Kabut Asap Karhutla

Penulis -

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi langit Kota Padang tampak berkabut. (Foto: Javanusa.com)

Kondisi langit Kota Padang tampak berkabut. (Foto: Javanusa.com)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul menurunnya kualitas udara di Kota Padang yang diduga dipengaruhi oleh asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan imbauan tersebut sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi terhadap dampak kabut asap yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat.

Hendri juga meminta masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin tidak sehat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penurunan kualitas udara akibat asap Karhutla. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan,” ujar Hendri Zulviton.

Menurut Hendri, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan selama kualitas udara menurun. Kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia perlu mendapat perhatian lebih.

Hindari Aktivitas yang Memperburuk Kualitas Udara

Selain mengurangi aktivitas di luar rumah, BPBD Padang mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Karena pembakaran sampah maupun lahan dapat memperburuk kondisi udara.

BPBD juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap tebal, atau kebakaran di lingkungan sekitar.

Warga dapat menyampaikan laporan atau meminta bantuan melalui sejumlah saluran berikut:

    • Call Center Padang Sigap: 112
    • BPBD Kota Padang: (0751) 778775
    • WhatsApp BPBD Kota Padang: 0858-9152-2181
    • Dinas Damkar Padang: 0811-6606-113

Hendri berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan dan mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi risiko Karhutla. Keterlibatan warga dinilai penting untuk menekan dampak kebakaran terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

“Lindungi lingkungan, selamatkan masyarakat, dan cegah kebakaran sejak dini,” pesannya. (*)

Baca Juga :  Duka Mendalam Wali Kota, Warga Padang Turut Jadi Korban Erupsi Marapi

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru