Kunjungan Sekjen DPP PKPS Ungkap Krisis Air Bersih di Kampung Padang Galundi Batangkapas

Penulis -

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen DPP PKPS, Bakri Maulana (dua dari kiri), menyerahkan bantuan tunai awal dari DPP PKPS kepada perwakilan warga Kampung Padang Galundi untuk perbaikan jaringan perpipaan air bersih. (Foto: Dok. Humas PKPS)

Sekjen DPP PKPS, Bakri Maulana (dua dari kiri), menyerahkan bantuan tunai awal dari DPP PKPS kepada perwakilan warga Kampung Padang Galundi untuk perbaikan jaringan perpipaan air bersih. (Foto: Dok. Humas PKPS)

Pessel, Javanusa—Warga Kampung Padang Galundi, Nagari Taratak Tampatiah, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mengalami krisis air bersih setelah jaringan perpipaan dan instalasi pengolahan air rusak akibat banjir yang menghanyutkan jembatan gantung penghubung kampung tersebut pada 27 November 2025 lalu.

Kondisi itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS), Bakri Maulana, usai meninjau langsung Kampung Padang Galundi pada Jumat (27/12) lalu.

Bakri menjelaskan, rusaknya jembatan gantung tidak hanya memutus akses transportasi warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap terputusnya jaringan perpipaan air bersih yang selama ini menjadi sumber utama kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, sejak kejadian banjir tersebut, instalasi pengolahan air tidak lagi berfungsi normal. Akibatnya, warga kesulitan memperoleh air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Jaringan perpipaan air bersih putus bersamaan dengan rusaknya jembatan gantung, sehingga warga benar-benar kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Bakri kepada media ini Selasa (30/12).

Ia menyebutkan, krisis air bersih itu dirasakan oleh sekitar 150 kepala keluarga yang bermukim di Kampung Padang Galundi. Situasi tersebut semakin berat karena masyarakat masih berada dalam masa pemulihan pascabencana.

Selain kesulitan air bersih, Bakri juga menerima keluhan warga terkait keterbatasan ekonomi yang membuat mereka tidak mampu memperbaiki jaringan perpipaan secara mandiri.

“Untuk membangun kembali jaringan perpipaan dibutuhkan biaya sekitar Rp35 juta. Dalam kondisi ekonomi warga yang sedang sulit, gotong royong saja belum cukup untuk menutupi kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Atas kondisi itu, warga berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan serta dukungan berbagai pihak agar persoalan air bersih dapat segera ditangani sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga :  Mal Pelayanan Publik Kota Padang Raih Predikat Prima

Sebagai bentuk kepedulian, Bakri yang juga Ketua Himpunan Keluarga Batangkapas (HKB) Jabodetabek, mendorong tokoh masyarakat setempat untuk menggalang donasi. Ia juga menyerahkan bantuan tunai awal atas nama DPP PKPS guna mendukung perbaikan jaringan perpipaan air bersih.

Upaya tersebut mendapat respons dari Ketua Litbang DPP PKPS, Dr Budhi Mulyadi Dt Bandaro Sati, yang menyatakan kesiapannya untuk ikut menggerakkan donasi dan bantuan agar perbaikan jaringan air bersih dapat segera direalisasikan.

Budhi Mulyadi, yang akrab disapa Datuak Budi menilai, meskipun pembangunan kembali jembatan gantung merupakan tanggung jawab pemerintah, kebutuhan air bersih masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

“Jembatan yang rusak memang kewenangan pemerintah, namun krisis air bersih bagi 150 KK warga Padang Galundi tidak bisa menunggu lama karena menyangkut kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat,” tegasnya. (niks)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru